- Borussia Monchengladbach kalah 1-3 dari VfL Wolfsburg di Borussia-Park pada Sabtu (13/12/2025), mengakhiri lima laga tanpa kekalahan.
- Pelatih Eugen Polanski menilai timnya tampil sangat buruk dan kurang berani, gagal bermain 100 persen di laga tersebut.
- Bek Kevin Diks, meskipun melakukan kesalahan, mencatatkan statistik dominan dalam sentuhan bola dan akurasi umpan.
Suara.com - Borussia Monchengladbach harus menelan pil pahit saat menjamu VfL Wolfsburg di Borussia-Park.
Setelah lima laga beruntun tanpa kekalahan di Bundesliga, Gladbach justru tumbang 1-3 di hadapan pendukung sendiri, Sabtu (13/12/2025).
Kekalahan ini membuat pelatih Eugen Polanski mengaku terkejut dengan buruknya penampilan timnya, terutama di babak pertama.
Polanski menyebut Gladbach sama sekali tidak tampil seperti yang ia harapkan.
“Dengan cara bermain seperti ini, Anda tidak bisa memulai pertandingan Bundesliga,” ujar pelatih berusia 39 tahun itu usai laga dilansir dari Rheinische Post.
Kekalahan ini terasa menyakitkan karena datang setelah Gladbach menunjukkan tren positif.
Polanski pun sepakat, namun menegaskan bahwa timnya kembali diingatkan akan satu hal penting.
“Kami harus bermain 100 persen untuk bisa memenangkan laga Bundesliga. Hari ini kami gagal melakukannya,” tegasnya.
Setelah 1-1, saya berharap tim terbangun. Kekalahan ini menyakitkan karena sebenarnya bisa dihindari,” ujarnya.
Ia juga mengaku terkejut melihat kurangnya keberanian tim saat bertahan maupun menyerang.
“Kami tidak cukup berani tanpa bola, dan saat menguasai bola kami kurang tajam serta pasif. Itu jauh dari kemampuan kami,” tambahnya.
Manajer Gladbach, Rouven Schroder, menilai timnya memang tampil buruk sejak awal.
Ia mengungkapkan bahwa Wolfsburg sempat menguasai lebih dari 80 persen penguasaan bola di fase awal pertandingan.
“Kami lamban dan tidak siap. Ini pelajaran penting bahwa kami harus selalu bermain di batas maksimal kemampuan,” kata Schröder.
Di balik kekelahan Gladbach, bek Timnas Indonesia, Kevin Diks kembali melakukan blunder, seperti yang ia lakukan saat pertandingan melawan St Pauli.
Meski lakukan blunder di laga melawan Wolfsburg, perfomance Kevin Diks terbilang cukup baik dan ia juga dipercaya tampil selama 90 menit.
Pemain berusia 29 tahun itu menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola dengan mencatatkan 112 sentuhan, terbanyak di antara pemain lain di lapangan.
Diks juga menjadi pemain dengan jumlah umpan terbanyak, yakni 92 umpan sukses dari 99 percobaan, dengan tingkat akurasi mencapai 93 persen.
Kevin Diks berperan penting dengan catatan delapan aksi bertahan, termasuk empat tekel, tiga sapuan, dua halauan kepala, serta lima kali pemulihan bola.
Diks juga dominan dalam duel, memenangkan enam dari tujuh duel darat dan tiga dari empat duel udara.
Kontributor: Adam Ali