- Timnas Futsal Indonesia mengalahkan Myanmar dengan skor meyakinkan 5-1 pada laga pembuka SEA Games ke-33 di Thailand.
- Permainan agresif dan taktis Indonesia sejak awal laga membuat Myanmar kesulitan mengembangkan permainan di Nonthaburi Stadium.
- Meskipun menang besar, tim pelatih dan kapten menegaskan bahwa mereka belum puas dan fokus pada evaluasi serta peningkatan performa.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia langsung tancap gas pada laga pembuka SEA Games ke-33 Thailand 2025. Meski menang besar, tim Merah Putih ternyata masih belum puas.
Bermain di Nonthaburi Stadium, Senin (15/12/2025), Skuad Garuda tampil dominan dan menghajar Myanmar dengan skor meyakinkan 5-1.
Kemenangan telak ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia datang ke SEA Games 2025 dengan ambisi besar memburu medali emas.
Sejak menit awal pertandingan, permainan agresif langsung diperagakan anak asuh Hector Souto.
Starting five yang diisi Ahmad Habiebie (GK), Muhammad Rizki Xavier, Mochammad Iqbal Rahmattullah, Israr Megantara, dan Syauqi Saud tampil solid, disiplin, serta penuh intensitas. Tekanan tinggi yang diterapkan Indonesia membuat Myanmar kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka tercipta saat laga baru berjalan dua menit.
Kerja sama apik Syauqi Saud sukses dituntaskan Israr Megantara dengan penyelesaian tenang yang langsung membuka keunggulan Timnas Futsal Indonesia.
Gol cepat tersebut membuat Garuda semakin percaya diri dan terus mengurung pertahanan lawan dengan permainan cepat dan taktis.
Myanmar dibuat tak berkutik sepanjang laga. Alur serangan Indonesia mengalir lancar, sementara permainan organisasi yang rapi membuat kesulitan lawan menciptakan peluang berarti hingga peluit panjang yang dibunyikan.
Skor 5-1 pun menutup pertandingan perdana dengan hasil yang mengesankan.
Meski mengawali turnamen dengan kemenangan besar, Timnas Futsal Indonesia memilih untuk tidak cepat puas.
Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Amril Daulay, menegaskan bahwa evaluasi tetap menjadi fokus utama tim.
"Secara hasil tentu kita bersyukur, kemenangan di laga perdana sangat krusial. Namun, kami belum puas. Kami tahu potensi tim ini jauh lebih besar dari yang ditampilkan hari ini," tegas Amril dalam keterangannya.
"Setelah laga ini, mesin tim sudah panas. Kami akan menganalisa, memperbaiki kesalahan kecil, dan memastikan di laga berikutnya Indonesia tampil lebih garang. Fokus kami adalah step by step, menjaga konsistensi untuk hasil terbaik," tambahnya.
Senada dengan staf pelatih, kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochammad Iqbal Rahmattullah, menyambut kemenangan ini dengan penuh rasa syukur.
Ia memastikan kondisi tim dalam keadaan prima dan siap menghadapi tantangan berikutnya di fase grup SEA Games 2025.
"Alhamdulillah, kemenangan ini untuk Indonesia. Bukan hanya soal skor, tapi kondisi seluruh pemain juga sangat baik dan siap untuk tantangan selanjutnya."
"Kami sadar masih ada ruang untuk berkembang, dan kami optimis grafik permainan akan terus naik," ujar Iqbal.
Iqbal juga menegaskan peran penting dukungan masyarakat Indonesia. Menurutnya, dukungan suporter luar biasa.
"Dukungan dan doa masyarakat Indonesia adalah 'pemain keenam' kami di lapangan. Energi kalian sampai ke sini, membakar semangat kami. Terus dukung kami, dan Insyaallah kami akan membayar dengan performa terbaik dan kebanggaan untuk Merah Putih," tutup sang kapten.