John Herdman Dikeroyok, Dipukuli, Hingga Diseret di Jalan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:11 WIB
John Herdman Dikeroyok, Dipukuli, Hingga Diseret di Jalan
John Herdman (Facebook)
baca 10 detik
  • PSSI sepakat menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru menggantikan kandidat Patrick Kluivert.

  • Herdman memiliki latar belakang masa lalu yang keras sebelum sukses melatih tim dunia.

  • Kehadiran pelatih asal Inggris ini diharapkan mampu membangkitkan prestasi Timnas Indonesia internasional.

Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Seluruh Indonesia kini sedang bersiap memperkenalkan sosok pelatih baru bagi skuad Garuda Timnas Indonesia.

Nama John Herdman mencuat kuat sebagai kandidat utama yang akan segera mengisi kursi kepelatihan nasional.

Keputusan ini diambil setelah jajaran anggota Komite Eksekutif PSSI menyatakan kesepakatan kolektif mereka pekan ini.

Herdman diproyeksikan untuk mengambil alih tonggak kepemimpinan tim yang sebelumnya direncanakan untuk Patrick Kluivert.

Secara kualitas dan portofolio internasional, sosok asal Inggris ini dianggap memiliki level yang jauh lebih unggul.

Perbandingan antara pengalaman Herdman dengan kandidat lainnya digambarkan layaknya perbedaan antara bumi dan langit.

Kehadiran mantan pelatih Kanada ini diharapkan mampu membawa revolusi besar bagi performa tim nasional Indonesia.

PSSI menaruh harapan besar agar wajah sepak bola tanah air kembali bersinar setelah era Shin Tae-yong.

Rekam jejak prestisius yang ia miliki saat menangani tim di Oceania dan Amerika Utara menjadi alasan utama.

baca juga

Namun di balik kesuksesan taktiknya, pria ini menyimpan sejarah kehidupan yang sangat menyentuh hati banyak orang.

Perjuangan Pahit Masa Kecil

Kehidupan masa lalu John Herdman ternyata tidak berjalan mulus dan dipenuhi dengan berbagai rintangan berat.

Berdasarkan laporan dari media CBC, sang ayah diketahui pernah mengalami gangguan mental hingga harus diisolasi.

Sementara itu, sang ibu harus berjuang keras di tengah ketergantungan terhadap minuman keras atau alkohol.

Ia dibesarkan di Consett, sebuah kawasan industri di Inggris yang memiliki tingkat kehidupan sangat keras.

Kondisi ekonomi di kota asalnya sempat hancur total setelah sektor industri baja mengalami keruntuhan masif.

Bertahan di Lingkungan Keras

Tumbuh di lingkungan pengangguran tinggi membuat Herdman kecil berkembang menjadi pribadi yang sangat hiperaktif.

Ia dikenal sebagai sosok yang sangat keras kepala dan selalu menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas fisik.

Mulai dari olahraga tinju, renang, menari, hingga sepak bola ia geluti untuk menyalurkan energi berlebihnya.

Kerap kali ia harus terlibat dalam perkelahian fisik hanya untuk mempertahankan harga diri di jalanan.

Tekanan lingkungan yang ekstrem tersebut memaksa dirinya untuk belajar cara bertahan hidup sejak usia dini.

Melansir data dari Thestar, sebuah insiden kekerasan hebat hampir saja merenggut nyawa pelatih berbakat ini.

Ketika masih menginjak usia remaja, ia pernah mengalami penyiksaan fisik yang berlangsung selama satu jam.

Tubuhnya diseret secara kejam sebelum akhirnya dilemparkan begitu saja ke jalanan oleh para pelaku kekerasan.

Momen traumatis tersebut menjadi persimpangan hidup yang menentukan bagi masa depan karir kepelatihannya nanti.

Ia dihadapkan pada pilihan sulit antara menyerah pada keadaan atau bangkit meninggalkan lingkaran setan tersebut.

Titik Balik Menuju Kesuksesan

Cahaya terang dalam hidupnya mulai muncul saat ia bertemu dengan seorang perempuan bernama Clare.

Hubungan yang terjalin sejak usia empat belas tahun tersebut menjadi penyelamat bagi kesehatan mentalnya.

Keluarga Clare dengan tangan terbuka memberikan tempat bernaung saat Herdman tidak memiliki tempat untuk pulang.

Dukungan emosional dari lingkungan baru tersebut perlahan mengarahkan fokusnya kembali ke dunia pendidikan olahraga.

Ia memulai langkah profesionalnya di akademi sepak bola hingga menjadi pelatih usia muda di klub Sunderland.

Keberaniannya berpindah ke Selandia Baru membuka jalan baginya untuk mencetak sejarah baru di dunia kepelatihan.

Namanya semakin meroket saat ia berhasil membawa tim nasional Kanada menembus putaran final Piala Dunia 2022.

Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa visi yang ia bangun sejak lama bukanlah sekadar bualan belaka.

Strategi yang ia terapkan terbukti ampuh dalam membangun fondasi jangka panjang bagi sebuah tim nasional.

“Kami akan lolos ke Piala Dunia 2022 dan membangun fondasi menuju 2026,” ucapnya pada awal 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Pengumuman John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia?

Kapan Pengumuman John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia?

Bola | Sabtu, 20 Desember 2025 | 09:33 WIB

Sepak Terjang John Herdman Cukup Meyakinkan, Bakal Dapat Restu Suporter?

Sepak Terjang John Herdman Cukup Meyakinkan, Bakal Dapat Restu Suporter?

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:35 WIB

John Herdman Calon Pelatih Timnas Indonesia Punya Pengalaman Redam Ego Bintang Rp1,1 Triliun

John Herdman Calon Pelatih Timnas Indonesia Punya Pengalaman Redam Ego Bintang Rp1,1 Triliun

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 21:23 WIB

Terkini

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:30 WIB

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:24 WIB

AiMOGA Robotics Gandeng Perguruan Tinggi Indonesia Kembangkan Robotika dan Kecerdasan Buatan

AiMOGA Robotics Gandeng Perguruan Tinggi Indonesia Kembangkan Robotika dan Kecerdasan Buatan

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 09:15 WIB

Syarat dan Cara Membuat Kartu Identitas Anak Terbaru, Bisa Diurus dari Rumah Saja!

Syarat dan Cara Membuat Kartu Identitas Anak Terbaru, Bisa Diurus dari Rumah Saja!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:13 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

×