Suara.com - Polda Metro Jaya secara resmi meminta para pendukung Persija Jakarta untuk menahan diri tidak berangkat ke Jawa Barat.
Aksi ini merupakan langkah antisipasi menjelang duel panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta awal tahun ini.
Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan bakal berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu mendatang.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya kepatuhan seluruh elemen suporter demi kelancaran agenda kompetisi sepak bola nasional tersebut.
Kombes Pol Budi Hermanto memberikan pernyataan resmi terkait arahan keamanan bagi seluruh pendukung tim berjuluk Macan Kemayoran.
Dasar Aturan Larangan Suporter Tamu
Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa dukungan terbaik saat ini adalah dengan tidak hadir fisik.
"Kita beri dukungan, tanpa datang ke stadion, sehubungan dengan pertandingan Persib vs Persija pada 11 Januari 2026 di Stadion GBLA, Bandung," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Kebijakan pembatasan ini merujuk pada ketentuan federasi yang masih membatasi kehadiran pendukung lawan di markas musuh.
Baca Juga: Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
Kepolisian berharap tidak ada mobilisasi massa dari Jakarta menuju Kota Kembang demi menghindari potensi gesekan antarsuporter.
Keamanan serta kenyamanan publik menjadi prioritas utama bagi pihak berwajib dalam mengawal pertandingan pekan ke-17 ini.
Regulasi Resmi BRI Super League
Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada tata tertib penyelenggaraan pertandingan yang sah.
"Ini sesuai dengan regulasi larangan suporter tim tamu di laga away yang masih berlaku dan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama," ujar Budi.
Pemerintah dan penyelenggara liga masih menerapkan aturan ketat mengenai mobilitas penonton pada pertandingan tandang musim ini.