Suara.com - Manajemen Manchester City baru saja meresmikan kedatangan pemain sayap berbakat asal Ghana yaitu Antoine Semenyo.
Winger lincah tersebut diboyong dari AFC Bournemouth untuk memperkuat kedalaman skuad di Etihad Stadium.
Pengumuman resmi mengenai kepindahan ini dirilis oleh pihak klub melalui kanal berita utama mereka.
"Manchester City dengan senang hati mengonfirmasi transfer Antoine Semenyo dari AFC Bournemouth," demikian pernyataan klub di situs resmi pada Jumat.
Semenyo tercatat sebagai wajah baru perdana yang mendarat di markas The Citizens pada jendela transfer kali ini.
Kontrak Jangka Panjang di Etihad
Pemain berusia 26 tahun tersebut mendapatkan kepercayaan besar dengan durasi kontrak hingga musim 2031.
Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang klub dalam menjaga stabilitas performa lini depan mereka.
Walaupun rincian finansial tidak dipublikasikan secara terbuka, kabar mengenai nilai transfernya telah beredar luas.
Baca Juga: Tottenham Kalah 2-3, Thomas Frank Buat Geram Fans, Cengar-cengir Bawa Cangkir Arsenal
Sejumlah media di Inggris mengklaim bahwa City bersedia menebus klausul rilis sang pemain yang cukup fantastis.
Dana sebesar 65 juta pound sterling atau setara Rp1,3 triliun dikeluarkan demi memenangkan persaingan transfer ini.
Statistik Memukau Winger Ghana
Kehadiran Antoine Semenyo di skuad asuhan Pep Guardiola dipicu oleh performa gemilangnya bersama Bournemouth.
Ia dikenal sebagai pemain yang fleksibel karena mampu mengeksploitasi kedua sisi sayap lapangan dengan sama baiknya.
Musim ini ia telah membuktikan ketajamannya dengan masuk dalam jajaran elit pencetak gol terbanyak liga.
Total 10 gol telah ia sarangkan ke gawang lawan sekaligus mencatatkan tiga umpan matang bagi rekan setimnya.
Kontribusi nyata inilah yang membuat banyak klub papan atas Inggris sempat memperebutkan tanda tangannya.
Ambisi Besar Bersama Pep Guardiola
Semenyo mengungkapkan perasaan bangganya setelah resmi berseragam biru langit dan berlatih di fasilitas mewah City.
Ia memandang klub barunya sebagai kekuatan paling dominan dalam peta persaingan sepak bola Inggris saat ini.
Keberhasilan meraih prestasi di level domestik maupun kancah Eropa menjadi daya tarik utama bagi dirinya.
“Mereka menetapkan standar tertinggi, dengan pemain kelas dunia, fasilitas kelas dunia, dan salah satu manajer terbaik sepanjang masa, Pep Guardiola,” ujar Semenyo.
Pemain internasional Ghana ini percaya bahwa kemampuannya akan terus terasah di bawah bimbingan pelatih sekaliber Guardiola.
Proyeksi Karir dan Masa Depan
Ia menganggap kepindahan ke Manchester City adalah sebuah kemajuan yang sangat krusial bagi perjalanan karir profesionalnya.
Semenyo merasa masih memiliki banyak potensi tersembunyi yang bisa digali lebih dalam selama berada di Manchester.
Rasa percaya diri tinggi terpancar saat ia berbicara mengenai prospek performanya di pertandingan-pertandingan mendatang.
“Ini adalah sebuah kehormatan besar. Saya yakin permainan terbaik saya masih akan datang,” katanya.
Kini sang pemain sudah siap memberikan segalanya demi meraih trofi demi trofi bersama rekan-rekan barunya.
Peluang Debut di Carabao Cup
Kabar baik bagi para pendukung adalah sang pemain sudah bisa langsung didaftarkan untuk kompetisi resmi.
Proses administrasi yang berjalan lancar memungkinkan dirinya untuk masuk dalam daftar susunan pemain dalam waktu dekat.
Ujian pertama bagi Semenyo kemungkinan besar akan hadir di ajang piala liga yang sangat kompetitif.
Ia diproyeksikan bisa mencicipi atmosfer pertandingan saat Manchester City bersua Newcastle United di semifinal.
Laga penting Carabao Cup tersebut dijadwalkal berlangsung pada hari Rabu (14/1) yang akan datang.
Target Juara dan Harapan Fans
Publik Etihad tentu menantikan bagaimana Semenyo akan beradaptasi dengan gaya main penguasaan bola yang cepat.
Fleksibilitas posisinya akan memberikan banyak opsi taktis bagi tim kepelatihan dalam merotasi barisan penyerang.
Investasi besar senilai triliunan rupiah ini diharapkan mampu membuahkan hasil instan di paruh kedua musim.
Dengan rekam jejaknya yang produktif, ia diharapkan menjadi pembeda saat tim menghadapi kebuntuan di depan gawang.
Kini fokus utama sang pemain adalah segera menyatu dengan pola permainan tim demi mengamankan posisi inti.