- Inter Milan mengalihkan target transfer ke Dodo dari Fiorentina karena gagal merekrut Joao Cancelo.
- Kebutuhan mendesak Inter adalah wing-back kanan sebab Denzel Dumfries sedang absen dalam jangka waktu lama.
- Fiorentina mematok harga Dodo 20-25 juta euro, sementara Inter mengutamakan opsi peminjaman dengan pembelian.
Suara.com - Inter Milan mulai mengalihkan fokus ke pasar transfer setelah gagal mendatangkan Joao Cancelo yang memilih bergabung dengan Barcelona.
Klub berjuluk Nerazzurri itu kini membidik wing-back Fiorentina, Dodo, sebagai solusi darurat untuk memperkuat sektor kanan pertahanan.
Menurut laporan FCInterNews, situasi di kubu Inter semakin mendesak.
Absennya Denzel Dumfries dalam waktu lama membuat pelatih Cristian Chivu kekurangan opsi alami di sisi kanan.
Saat ini, hanya Luis Henrique yang tersedia sebagai pilihan murni, sementara opsi lain menuntut penyesuaian taktik.
Dengan kondisi tersebut, manajemen Inter menilai perlu mencari solusi yang bisa direalisasikan dengan cepat.
Salah satu nama yang muncul di markas Inter, Viale della Liberazione, adalah Dodo, wing-back asal Brasil kelahiran 1998 yang saat ini membela Fiorentina.
Namun, Inter tidak memproyeksikan Dodo sebagai investasi jangka panjang. Pemain yang pernah tampil impresif bersama La Viola itu lebih dipandang sebagai solusi sementara hingga akhir musim, menyusul gagalnya transfer Cancelo.
Meski demikian, upaya Inter untuk mendatangkan Dodo dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Baca Juga: Direktur Napoli Giovanni Manna Kritik VAR Jelang Duel Panas Lawan Inter Milan
Fiorentina tengah berupaya memperpanjang kontrak sang pemain, yang saat ini masih terikat hingga Juni 2027.
Klub asal Florence itu bahkan ingin mengikat Dodo hingga 2029, dengan opsi perpanjangan sampai 2030.
Hingga kini, pembicaraan kontrak baru belum mencapai kesepakatan. Namun jika Fiorentina membuka peluang penjualan, mereka hanya bersedia melepas Dodo secara permanen dengan banderol 20–25 juta euro.
Angka tersebut dinilai terlalu tinggi bagi Inter, yang saat ini enggan mengeluarkan dana sebesar itu untuk pemain pelapis.
Sebagai alternatif, Inter lebih memilih skema peminjaman dengan opsi pembelian, yang bisa berubah menjadi kewajiban jika syarat tertentu terpenuhi.
Selain itu, sempat muncul ide menyertakan Kristjan Asllani, yang baru kembali dari masa peminjaman di Torino, dalam kesepakatan.