-
Cremonese kalah telak 0-5 dari Juventus dalam laga lanjutan kompetisi Liga Italia 2026.
-
Emil Audero mengakui superioritas Juventus dan menyesali situasi sial pada babak pertama pertandingan.
-
Kekalahan ini menahan posisi klub Cremonese di urutan ke-13 klasemen dengan koleksi 22 poin.
Suara.com - Pertandingan lanjutan Liga Italia pada Selasa dini hari menyisakan duka bagi klub Cremonese yang baru saja bertanding.
Klub yang diperkuat oleh penjaga gawang Timnas Indonesia yakni Emil Audero harus menyerah di tangan Juventus.
Skor akhir menunjukkan angka yang sangat mencolok yaitu kekalahan telak lima gol tanpa balas bagi Cremonese.
Jonathan David bersama rekan setimnya di Juventus benar-benar menunjukkan kelas permainan yang jauh lebih superior di lapangan.
Kiper andalan Cremonese tersebut terpaksa melihat gawangnya dijebol sebanyak lima kali sepanjang jalannya pertandingan yang berlangsung sengit.
Hasil minor ini membuat posisi Cremonese semakin tertekan dalam persaingan papan tengah klasemen sementara musim ini.
Emil Audero memberikan pernyataan resmi tak lama setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya durasi permainan.
"Laga telah berakhir. Lawan kami superior bila dibandingkan kami," kata Audero.
Kekalahan besar ini menjadi evaluasi mendalam bagi seluruh jajaran staf kepelatihan dan juga para pemain.
Baca Juga: Benarkah Emil Audero Siap Diboyong Kembali ke Juventus di Bursa Transfer Musim Panas 2026?
Sang penjaga gawang menyoroti bagaimana jalannya babak pertama menjadi kunci utama dominasi total sang lawan.
Menurut pengamatan Audero, keunggulan tiga gol Juventus di paruh pertama sangat merusak mental bertanding rekan-rekannya.
Kondisi tersebut membuat skema permainan yang telah direncanakan oleh pelatih Cremonese menjadi sangat sulit untuk diterapkan.
Audero merasa jalannya laga ini cukup unik namun menyakitkan karena banyak situasi yang tidak berpihak kepada mereka.
"Ini adalah laga yang aneh. Laga di babak pertama berakhir dengan skor 3-0 lewat sejumlah situasi yang tak menguntungkan," ungkap Audero.
Secara teknis Juventus memang mampu memanfaatkan setiap celah yang ada di lini pertahanan tim tamu dengan sangat baik.