- Bulgaria dilaporkan akan terbang ke Jakarta untuk berpartisipasi dalam FIFA Series edisi Maret 2026.
- Turnamen FIFA Series tersebut dijadwalkan berlangsung di Indonesia antara tanggal 23 hingga 31 Maret 2026.
- Pelatih Bulgaria, Alexander Dimitrov, memiliki sejarah sebagai mantan pemain dan staf kepelatihan sepak bola Indonesia.
Suara.com - Peta persaingan di ajang FIFA pada Maret 2026 mendatang semakin terbentuk. Setelah St. Kitts and Nevis dari zona CONCACAF, kini giliran wakil kuat dari Eropa, Bulgaria, yang santer dikabarkan akan menjadi lawan Timnas Indonesia.
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari PSSI atau FIFA, media Bulgaria memberitakan bahwa tim nasional mereka akan terbang ke Jakarta.
Tim asuhan pelatih Alexander Dimitrov ini akan menjadi salah satu dari empat negara yang berpartisipasi.
"Bulgaria akan berpartisipasi alam edisi kedua turnamen FIFA Series. Turnamen ini akan diadakan antara 23-31 Maret 2026," tulis laporan Fakti.bg.
"Tim asuhan Alexander Dimitrov akan berangkat ke Indonesia yang akan menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Kabar ini diharapkan akan segera dikonfirmasi secara resmi," tambahnya.
Bulgaria sendiri bukanlah nama baru di ajang ini. Mereka telah berpartisipasi dalam edisi perdana FIFA Series pada Maret 2024 lalu di Azerbaijan, di mana mereka sukses mengalahkan Tanzania dan menahan imbang sang tuan rumah.
Jika benar terwujud, laga ini akan menjadi sebuah reuni yang sangat emosional bagi sang pelatih, Alexander Dimitrov.
Ternyata, Dimitrov bukanlah sosok yang asing bagi sepak bola Indonesia. Jauh sebelum menjadi juru taktik, ia pernah menghabiskan sebagian kariernya sebagai pemain di Tanah Air, membela klub legendaris Persipura Jayapura dari tahun 2003 hingga 2006.
Tak hanya itu, setelah gantung sepatu, ia juga sempat menjabat sebagai asisten pelatih di klub yang sama dan bahkan pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Beda Kata-kata Pertama John Herdman dengan Kluivert dan Shin Tae-yong, Siapa Lebih Berapi-api?
Kembalinya Dimitrov ke Indonesia, kali ini sebagai lawan, tentu akan menjadi sebuah subplot yang sangat menarik.
Kehadiran Bulgaria sebagai lawan akan menjadi ujian berkelas sesungguhnya bagi era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman.
Menghadapi tim dari konfederasi yang berbeda, terutama dari Eropa adalah tujuan utama dari digelarnya FIFA Series untuk memberikan pengalaman internasional yang berharga dan kesempatan untuk menjajal kekuatan melawan gaya permainan yang berbeda.
Kini dengan dua nama, St. Kitts and Nevis dan Bulgaria yang hampir pasti akan datang, publik menanti siapa satu negara terakhir yang akan melengkapi daftar peserta turnamen mini bergengsi ini.