- Timnas Senegal lolos ke final Piala Afrika 2026 setelah mengalahkan Mesir 1-0 pada semifinal Kamis dinihari WIB.
- Gol tunggal kemenangan Senegal diciptakan oleh Sadio Mané melalui tendangan mendatar pada menit ke-78 pertandingan tersebut.
- Kemenangan ini mengulang dominasi Senegal atas Mesir setelah sebelumnya mereka juga menang di final Piala Afrika 2022.
Suara.com - Timnas Senegal memastikan langkah ke final Piala Afrika 2026 usai menyingkirkan Mesir dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal, Kamis (15/1) dinihari WIB.
Laga sarat gengsi ini kembali mempertemukan dua mantan rekan setim Liverpool, Sadio Mané dan Mohamed Salah, dengan hasil akhir berpihak kepada sang kapten Senegal.
Gol tunggal Mané pada menit ke-78 menjadi penentu kemenangan Singa Teranga sekaligus mengulang dominasi Senegal atas Mesir di level internasional, setelah sebelumnya juga menaklukkan The Pharaohs di final Piala Afrika 2022.
Pertemuan Senegal dan Mesir terasa seperti reuni dua mantan sahabat yang kini menempuh jalan berbeda.
Salah tetap bersinar di Liverpool dan sepak bola elite Eropa, sementara Mané memilih melanjutkan karier ke Arab Saudi. Namun di panggung internasional, Mané kembali membuktikan pengaruh besarnya.
Meski duel Mané dan Salah tak banyak menghasilkan momen langsung satu lawan satu, laga ini kembali menegaskan keunggulan Senegal dalam duel krusial melawan Mesir.
Sejak awal pertandingan, Senegal tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang rapi, terutama di lini tengah.
Mesir memilih pendekatan defensif, menunggu peluang lewat serangan balik cepat. Pola ini membuat babak pertama berjalan minim peluang, bahkan tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.
Ketegangan meningkat ketika sejumlah pemain kunci Senegal harus menerima kartu kuning yang membuat mereka terancam absen di final, termasuk Kalidou Koulibaly. Di sisi lain, Diarra juga dipastikan absen di partai puncak karena akumulasi kartu.
Baca Juga: Magis Mohamed Salah Sudah Hilang
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan masih cenderung hati-hati. Hingga akhirnya Senegal menemukan celah.
Pada menit ke-78, Sadio Mané menunjukkan kualitasnya sebagai pemain bintang. Menerima bola di tepi kotak penalti, Mané melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper Mesir, Mohamed El Shenawy.
Gol tersebut menjadi satu-satunya tembakan berbahaya Senegal yang benar-benar berbuah hasil, namun cukup untuk memastikan tiket ke final.
Kemenangan ini membawa Senegal ke partai puncak untuk menghadapi Maroko, tuan rumah turnamen yang diperkuat sejumlah pemain bintang, termasuk Brahim Díaz.
Kontributor: Adam Ali