Suara.com - Pengadilan di Istanbul menjatuhkan vonis hukuman penjara terhadap lima terdakwa terkait insiden yang terjadi usai laga derbi Galatasaray vs Fenerbahce pada 19 Mei 2024.
Dari lima nama tersebut, dua di antaranya merupakan pemain Fenerbahce, yakni Jayden Oosterwolde dan Mert Hakan Yandas.
Dalam putusan yang diumumkan pada Kamis (15/1/2026) waktu setempat, majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan kepada para terdakwa.
Namun demikian, pengadilan memutuskan untuk menerapkan penundaan pengumuman putusan, dengan syarat para terdakwa tidak melakukan tindak pidana disengaja selama masa percobaan.
Selain Oosterwolde dan Mert Hakan Yanda, tiga nama lain yang turut menerima vonis serupa adalah Ertugrul Karanlik, Hulusi Belgu, dan Emre Kartal.
Dengan adanya penundaan pengumuman putusan, hukuman penjara tidak akan dijalankan selama para terdakwa memenuhi ketentuan hukum yang berlaku sepanjang masa pengawasan.
Pihak klub Fenerbahce mengeluarkan pernyataan resmi khusus terkait Mert Haka, dalam keterangan tertulisnya, klub menyoroti insiden yang terjadi saat sang pemain memberikan keterangan melalui sistem sidang elektronik.
Fenerbahce mengklaim bahwa dalam proses tersebut, anggota dewan Galatasaray, Timur Kuban, diduga secara ilegal merekam gambar Mert Hakan, menggunakan ponsel pribadi, meski tindakan tersebut dilarang dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Klub menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan pelanggaran hukum serius.
Baca Juga: John Herdman Datang, Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Makin Gacor di Bundesliga
“Hukum tidak dapat dilanggar dengan refleks tribune atau loyalitas kelompok tertentu. Tindakan ini mencederai keseriusan proses peradilan dan nilai-nilai dasar olahraga,” demikian pernyataan resmi klub.
Klub berjuluk Sar-Lacivertliler itu juga menyebut bahwa setelah kejadian diketahui, ponsel yang digunakan untuk merekam telah disita, dibuatkan berita acara, dan kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Umum Istanbul untuk penyelidikan lebih lanjut.
Fenerbahçe menegaskan akan terus mengawal seluruh hak hukum Mert Hakan hingga tuntas, serta menolak segala upaya untuk menutup-nutupi atau menormalisasi insiden tersebut.
Jayden Oosterwolde merupakan pemain keturunan Indonesia-Belanda. Selain itu, dia juga punya darah keturunan Suriname.
Kontributor: Azka Putra