Baca 10 detik
- Sadio Mane memimpin Senegal meraih juara Piala Afrika 2025 setelah mencegah timnya melakukan boikot di final.
- Mane membujuk rekan satu tim kembali bermain setelah pelatih Senegal protes keputusan penalti kontroversial tuan rumah Maroko.
- Senegal akhirnya juara setelah perpanjangan waktu melalui gol Pape Gueye, menegaskan peran kepemimpinan Mane.
Keberhasilan ini menjadi gelar Piala Afrika kedua bagi Mane setelah sebelumnya ia menjadi penentu kemenangan lewat adu penalti melawan Mesir pada edisi 2021.
Meskipun Mane berencana pensiun dari ajang ini, rekan setimnya seperti Pape Gueye bertekad meyakinkan sang legenda untuk bertahan setidaknya hingga edisi 2027.
Kemenangan di Maroko ini menjadi penutup manis bagi karier internasional Mane di level benua, sekaligus menegaskan statusnya sebagai legenda hidup Senegal.