- Shayne Pattynama resmi berpisah dengan Buriram United, menghidupkan kembali rumor kepindahannya ke Persija Jakarta.
- Manajemen Persija perlu mempertimbangkan serius riwayat cedera sang bek kiri, khususnya cedera hamstring berulang.
- Pemain tersebut pernah absen panjang akibat hamstring parah di Buriram dan cedera lain saat membela klub sebelumnya.
Suara.com - Euforia kabar perpisahan Shayne Pattynama dengan Buriram United langsung memanaskan kembali rumor kepindahannya ke Persija Jakarta.
Statusnya yang kini tak memilik klub membuka jalan lebar bagi Macan Kemayoran untuk mendaratkan salah satu bek kiri Timnas Indonesia.
Klub Thailand itu secara resmi mengumumkan kepergian sang pemain melalui media sosial mereka.
"Buriram united FC ingin mengatakan kepada Shayne Pattynama untuk komitmen dan profesionalitasnya saat Bersama klub," tulis rilis resmi klub.
"Kami mendoakan dia semoga sukses dalam kariernya dan terbaik untuk perjalanan ke depan," sambungnya.
Peluang emas ini tentu sangat menggiurkan. Namun, di balik peluang ini, terselip sebuah catatan krusial yang wajib menjadi bahan pertimbangan serius bagi manajemen Macan Kemayoran, riwayat kebugaran sang pemain.
Merekrut Shayne Pattynama ibarat sebuah pertaruhan. Kualitasnya tidak perlu diragukan, tetapi riwayat cederanya cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menjadi masalah di kemudian hari.
Berikut adalah rekam jejak cedera Shayne Pattynama yang patut menjadi perhatian.
Cedera hamstring parah menjadi masalah terbarunya di Buriram United pada Oktober 2025.
Baca Juga: Duel Emosional Mauricio Souza, Mampukah Persija Jakarta Benamkan Madura United ke Zona Merah?
Cedera ini memaksanya absen panjang selama lebih dari dua bulan dan baru bisa kembali ke skuad pada awal tahun 2026.
Masalah hamstring kambuhan juga pernah menghantuinya saat masih di Liga Norwegia pada 2023 lalu.
Cedera ini membuatnya harus absen membela Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday.
Ketika memperkuat KAS Eupen, ia cedera memaksanya menepi dari panggilan negara.
Kali ini pemain yang ayahnya berasal dari Semarang tersebut harus melewatkan laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam saat masih berseragam klub Belgia.
Selama di Belgia musim 2023/2024, ia juga tercatat mengalami beberapa masalah fisik lain seperti cedera selangkangan (absen 22 hari) dan masalah kaki mati (absen 8 hari).