- Sassuolo mengalahkan Cremonese 1-0 pada Serie A 2025/2026, Senin (26/1) dinihari WIB, berkat gol tunggal Alieu Fadera.
- Nemanja Matic dinobatkan sebagai Man of the Match karena dominasinya dalam mengatur tempo lini tengah Neroverdi.
- Kemenangan krusial ini penting untuk memulihkan moral dan memperbaiki posisi Sassuolo di klasemen sementara Serie A.
Suara.com - Sassuolo meraih kemenangan di ajang Serie A 2025/2026 usai menundukkan Cremonese dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang digelar, Senin (26/1) dinihari WIB.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi pasukan Fabio Grosso setelah periode sulit di kompetisi domestik.
Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Alieu Fadera, yang tampil efektif memanfaatkan peluang dan menjadi pembeda di laga ini. Meski hanya menang tipis, performa Sassuolo secara keseluruhan dinilai solid dan disiplin.
Dilansir dari Skysports, Nemanja Matic dinobatkan sebagai Man of the Match (MVP) dengan nilai 7. Gelandang senior itu tampil dominan di lini tengah, mengatur tempo permainan, memutus aliran bola Cremonese, serta menjadi poros keseimbangan permainan Neroverdi.
Di lini belakang, Arijanet Muric tampil meyakinkan di bawah mistar dengan rating 6,5, sementara barisan pertahanan yang diisi Jay Idzes, Tarik Muharemovic, dan Josh Doig juga menunjukkan performa solid dengan nilai rata-rata di atas 6.
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes kembali mencuri perhatian berkat ketenangan dan kedisiplinannya dalam mengawal lini belakang Sassuolo.
Sementara itu, Armand Laurienté dan Ismaël Koné turut memberi kontribusi penting dalam fase menyerang dan transisi permainan, masing-masing meraih rating 6,5.
Di kubu Cremonese, penampilan tim asuhan Davide Nicola cenderung inkonsisten.
Beberapa pemain hanya mampu meraih nilai 5,5, termasuk di sektor pertahanan dan lini tengah, yang gagal meredam tekanan Sassuolo secara konsisten.
Baca Juga: Kronologis Emil Audero Ditinggal Bus Usai Kekalahan dari Jay Idzes Cs, Gara-gara Orang Indonesia
Jamie Vardy hanya meraih nilai 6, menandakan kontribusinya belum maksimal dalam membongkar pertahanan lawan.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Sassuolo dalam persaingan papan tengah klasemen Serie A, sekaligus memperbaiki kepercayaan diri tim menjelang laga-laga krusial berikutnya.
Kontributor: Adam Ali