Manchester City Dihantam Badai Cedera, Pep Guardiola Pusing Hadapi Lini Depan Galatasaray

Arif Budi

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:16 WIB
Manchester City Dihantam Badai Cedera, Pep Guardiola Pusing Hadapi Lini Depan Galatasaray
Manajer Manchester City, Pep Guardiola pusing jelang hadapi lini serang mengerikan Galatasaray. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Manchester City menjamu Galatasaray pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB demi lolos otomatis Liga Champions.
  • City menghadapi kondisi darurat karena badai cedera lini belakang serta absennya Rodri akibat skorsing kartu merah.
  • Pep Guardiola meminta suporter penuh dukungan dan mewaspadai ancaman pemain bintang Galatasaray termasuk Osimhen dan eks pemain City.

Suara.com - Ujian krusial menanti Manchester City saat menjamu Galatasaray dalam laga penentuan di Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.

Namun jelang duel hidup mati ini, skuad asuhan Pep Guardiola justru berada dalam kondisi darurat.

Lini pertahanan mereka hancur lebur dihantam badai cedera, diperparah dengan absennya sang jenderal lapangan tengah, Rodri akibat sanksi kartu merah.

Situasi ini sangat genting, mengingat The Citizens wajib meraih kemenangan untuk mengamankan tiket lolos otomatis ke babak 16 besar dari posisi mereka yang masih terjepit di peringkat 11.

Sadar akan kondisi timnya yang compang-camping, Guardiola secara khusus meminta dukungan penuh dari para suporter di Etihad Stadium.

Sang manajer enggan terjebak dalam hitung-hitungan rumit di papan klasemen. Baginya, fokus utama adalah memenangkan pertandingan di depan mata.

"Saya lebih suka memiliki lebih banyak (poin) tetapi itulah yang pantas kami dapatkan. Kami perlu fokus dan mencoba memenangkan pertandingan kami lalu melihat di posisi mana kami finis," kata Pep Guardiola.

"Kami akan melihat hasilnya dalam 10 menit terakhir dan kemudian kami akan melihat (apa yang harus kami lakukan). Kami harus fokus pada permainan kami, itulah kuncinya," sambungnya.

Tantangan menjadi semakin berat karena lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan.

baca juga

Galatasaray datang dengan status pemuncak Liga Turki dan diperkuat barisan pemain bintang yang siap meneror pertahanan City yang keropos.

Guardiola secara spesifik menyoroti ancaman dari Victor Osimhen dan dua mantan anak asuhnya, Leroy Sane serta Ilkay Gundogan.

"Kualitas yang mereka miliki. Osimhen adalah pemain kelas atas. Mereka terhubung dengannya," ucap Guardiola.

"Leroy (Sane) dan kedua sayap sangat cepat. Gundo, Lemina, adalah pemain berpengalaman," tambahnya lagi.

Kondisi darurat City semakin parah dengan absennya pilar utama seperti Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones. Bahkan rekrutan baru, Marc Guehi belum bisa diturunkan karena terganjal regulasi.

"Galatasaray adalah salah satu klub terbesar dan mereka selalu memiliki pemain bagus," ujar Pep waspada.

Satu-satunya secercah harapan datang dari kondisi Nico Gonzalez yang mulai membaik, namun kepastiannya baru akan ditentukan jelang laga.

"Hari ini adalah sesi latihan terakhir. Kami menilai hari ini," pungkas Pep Guardiola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Juventus Punya Rekor Tandang Buruk Lawan Klub Prancis, Spalletti: Kami Tanpa Beban vs Monaco

Juventus Punya Rekor Tandang Buruk Lawan Klub Prancis, Spalletti: Kami Tanpa Beban vs Monaco

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:05 WIB

Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan

Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:36 WIB

Bayern Munich Tak Mau Lembek Lawan PSV, Vincent Kompany Janjikan Permainan Tensi Tinggi

Bayern Munich Tak Mau Lembek Lawan PSV, Vincent Kompany Janjikan Permainan Tensi Tinggi

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:31 WIB

Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal

Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 22:30 WIB

Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou

Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:23 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×