- AC Milan hanya bermain imbang 1-1 melawan Como, sehingga peluang mereka menjuarai Serie A musim ini menjadi menipis.
- Rafael Leao tetap mencetak gol penting meski kondisinya tidak prima akibat masalah cedera yang dialaminya.
- Milan kini fokus mengamankan posisi Liga Champions dan membangun kembali kekuatan tim untuk target Scudetto musim depan.
Suara.com - AC Milan hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke Como, membuat peluang mereka untuk menjuarai Serie A musim ini kian menipis.
Milan sejatinya bisa menekan Inter Milan yang kini unggul tujuh poin di puncak klasemen.
Namun hasil imbang melawan Como, tim yang dilatih oleh Fabregas, menunjukkan bahwa Rossoneri saat ini belum memiliki kekuatan penuh untuk mengejar gelar juara.
Meski secara matematis masih mungkin, kondisi tim yang kerap kesulitan meraih kemenangan bahkan saat menghadapi lawan yang lebih lemah, membuat peluang Scudetto sulit diwujudkan.
![AC Milan gagal meraih kemenangan saat menjamu Como 1907 dalam lanjutan giornata ke-25 Serie A 2025/26 setelah bermain imbang 1-1 di Stadion San Siro, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. [Instagram @acmilan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/19/11576-ac-milan.jpg)
Banyak kritik diarahkan kepada Rafael Leao, namun fakta menunjukkan penyerang Portugal ini bermain sekitar 50% dari kondisi terbaiknya akibat cedera.
Meski terbatas, Leao tetap berhasil mencetak gol penting, menjadikannya delapan gol musim ini, setara dengan catatan musim lalu setelah 38 pertandingan.
Kini Milan harus mengalihkan perhatian untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Kelebihan poin atas Juventus di posisi kelima cukup aman, sehingga tim dapat membangun kembali kekuatan.
Tahun ini dipandang sebagai masa pembangunan, dengan harapan musim depan Milan bisa benar-benar menargetkan Scudetto dengan skuad yang lebih lengkap dan fit.
Baca Juga: Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Massimiliano Allegri dan timnya harus segera menata strategi untuk menghadapi sisa pertandingan Serie A, sambil menjaga performa dan kebugaran pemain kunci demi kompetisi Eropa yang akan menjadi fokus utama.
Kontributor: M.Faqih