- Insiden rasisme terhadap Vinicius Junior oleh suporter Benfica di Stadion Da Luz memicu kontroversi dan kritik luas.
- Klub Benfica belum mengeluarkan pernyataan resmi mengecam gestur rasial para penggemar mereka meskipun ada bukti rekaman.
- Kritikus menilai Benfica terlalu fokus membela pemainnya sendiri, Prestianni, mengabaikan isu perilaku rasis suporter.
Suara.com - Insiden rasisme yang melibatkan Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni di Stadion Da Luz masih menyisakan kontroversi, terutama terkait respons Benfica terhadap aksi beberapa suporter mereka.
Menurut Nuno Luz, jurnalis Portugal dari Sic TV, klub belum melakukan langkah tegas untuk mengecam perilaku rasis para penggemar yang terlihat melakukan gestur rasial kepada Vinicius saat mengeksekusi sepak pojok.
“Sudah 24 jam berlalu dan belum ada satu kata pun dari klub tentang ini. Mereka harusnya menjadi pihak pertama yang meninjau perilaku suporter mereka sendiri, karena itu bisa dibuktikan dengan jelas melalui rekaman,” ujar Luz dilansir dari Cardena Ser.
Pandangan serupa disampaikan oleh Axel Torres, yang menilai sikap Benfica sebagai sangat mengecewakan.
![Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/18/73403-vinicius-jr.jpg)
Menurut Torres, klub justru menonjolkan pembelaan kepada Prestianni, sementara pelaku dari tribun seolah tidak diperhatikan.
“Benfica menempatkan jersey klub di tengah isu di mana seharusnya tidak ada jersey. Mereka bisa membela pemain hingga bukti ada, tapi sekaligus menunjukkan komitmen melawan rasisme,” tambah Torres.
Sepanjang hari setelah pertandingan melawan Real Madrid, semua pernyataan resmi Benfica fokus pada pembelaan terhadap Prestianni.
Klub menegaskan tidak ada penghinaan rasial dari pemainnya, meski terbukti ada perdebatan di lapangan.
Namun, tidak ada satupun pernyataan mengenai gestur rasis dari suporter mereka sendiri.
Baca Juga: Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Jurnalis Miguel Angel Chazarri menyoroti, sikap klub serupa dengan klub yang hanya ingin melindungi diri dari tuduhan tanpa bukti.
Kritik ini menimbulkan tekanan internasional agar Benfica lebih tegas dalam menindak perilaku rasis di stadion.
Aksi cepat terhadap suporter yang melakukan gestur ofensif, seperti yang dilakukan beberapa klub Spanyol sebelumnya, dianggap langkah penting dalam memerangi rasisme di sepak bola.
Kontributor: M.Faqih