- Timnas Bulgaria akan berpartisipasi di FIFA Series 2026 di Jakarta pada 27-31 Maret mendatang.
- Pelatih Aleksandar Dimitrov berencana menjadikan turnamen ini ajang eksperimen dengan mengistirahatkan pemain senior.
- Mereka akan menghadapi Kepulauan Solomon di laga perdana, berpotensi melawan pemenang Indonesia versus St Kitts and Nevis.
Suara.com - Timnas Bulgaria telah menyusun rencana strategis jelang partisipasi mereka di ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta.
Tak sekadar datang untuk bertanding, pelatih kepala Aleksandar Dimitrov mengisyaratkan akan menjadikan turnamen ini sebagai ajang eksperimen dengan memberikan panggung bagi para pemain muda dan mengistirahatkan beberapa pilar senior.
Federasi sepak bola Bulgaria secara resmi telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam turnamen yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 27-31 Maret mendatang.
Mereka antusias menyambut kesempatan untuk bertanding melawan tim-tim dari konfederasi berbeda.
“Tim nasional Bulgaria akan ambil bagian dalam turnamen persahabatan internasional FIFA Series 2026 di Indonesia pada akhir Maret. Turnamen ini melibatkan tim dari berbagai konfederasi, termasuk tuan rumah Indonesia, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis,” tulis Bulgaria dalam pernyataan resminya.
“Indonesia menjadi salah satu dari sembilan negara tuan rumah FIFA Series musim semi ini. Tim asuhan Aleksandar Dimitrov akan memainkan dua pertandingan, dengan detail laga akan diumumkan kemudian,” lanjut pernyataan tersebut.
Di laga perdana, Bulgaria dijadwalkan akan menghadapi wakil Oseania Kepulauan Solomon.
Namun, yang paling menarik dari persiapan mereka adalah rencana rotasi skuad yang diungkapkan langsung oleh sang pelatih.
Dimitrov secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak akan membawa kekuatan penuh ke Jakarta.
Baca Juga: Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF
Sejumlah pemain senior yang tengah berjibaku di kompetisi domestik akan disimpan demi menjaga kondisi fisik mereka.
Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada para pemain yang selama ini berada di lapisan kedua atau bahkan para calon debutan untuk unjuk gigi di level internasional.
"Mungkin akan ada debutan," kata Dimitrov dikutip dari Bulgaria Topsport.
"Kami berencana menyimpan 3-4 pemain senior demi menjaga kondisi mereka di tengah kompetisi liga yang sedang berjalan," sambungnya.
Strategi ini menunjukkan bahwa Bulgaria tidak hanya menargetkan hasil instan, tetapi juga memanfaatkan FIFA Series sebagai bagian dari proyek pengembangan tim jangka panjang.
Jika berhasil mengalahkan Kepulauan Solomon, mereka berpotensi besar akan menghadapi pemenang dari laga antara Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis di partai final.
Menghadapi Bulgaria yang diperkuat banyak wajah baru tentu akan menjadi tantangan unik bagi Timnas Indonesia yang juga memasuki era baru bersama John Herdman.