-
Aleksandar Dimitrov memimpin Bulgaria dalam FIFA Series 2026 yang berlangsung di Indonesia Maret mendatang.
-
Pelatih Bulgaria tersebut pernah berkarier di Persipura Jayapura dan asisten pelatih Timnas Indonesia.
-
Dimitrov menyebut sepak bola di Indonesia sudah dianggap sebagai agama bagi para pendukungnya.
Suara.com - Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, tak bisa menyembunyikan kesannya terhadap atmosfer sepak bola di Indonesia. Pengalaman sepanjang di Tanah Air membuatnya paham betul betapa fanatiknya dukungan pendukung, terutama saat mendukung Timnas Indonesia .
Namun kali ini, Dimitrov datang bukan sebagai bagian dari sepak bola Indonesia. Ia akan memimpin Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026 yang diadakan di Indonesia pada Maret mendatang, bersama Timnas Indonesia, Timnas Kepulauan Solomon , dan Timnas Saint Kitts dan Nevis .
“FIFA telah mengkonfirmasi bahwa kami akan berpartisipasi dalam turnamen di Indonesia,” ujar Dimitrov dinukil dari media Bulgaria, Topsport.
"Ini adalah edisi kedua, turnamen ini terus berkembang dan akan memberi kami kesempatan untuk menghadapi gaya sepak bola yang berbeda, tim dari benua lain dengan mentalitas yang berbeda pula."
“Ini akan membantu kami dari sudut pandang komunikasi,” jelas arsitek berusia 49 tahun tersebut.
Dimitrov bukan sosok baru bagi publik sepak bola Indonesia. Ia pernah membela Persipura Jayapura pada periode 2003-2005.
Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan kiprah sebagai asisten pelatih Persipura pada 2006-2007 sebelum mengikuti Ivan Kolev ke Timnas Indonesia pada 2007.
Dari situlah ia merasakan langsung besarnya antusiasme suporter Tanah Air—sesuatu yang hingga kini masih membekas dalam ingatannya.
"Saya menghabiskan tiga tahun yang indah di Indonesia. Di sana, sepak bola adalah agama. Bahkan saat latihan saja bisa dihadiri hingga 5.000 orang," imbuh Dimitrov.
Baca Juga: 4 Pemain Anyar yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026
Pernyataan itu menggambarkan betapa atmosfer sepak bola Indonesia bisa membuat siapa pun merinding.
Namun Dimitrov menegaskan, pengalamannya tersebut justru menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di FIFA Series 2026.
Ia pun tak datang tanpa persiapan. Beberapa waktu lalu, Dimitrov berada di Antalya, Turki, bersama asistennya Yavor Valchinov untuk menyatukan laga uji coba sejumlah klub Bulgaria.
“Saya ingin berterima kasih kepada Federasi Sepak Bola Bulgaria karena telah mengatur perjalanan ini untuk saya dan Yavor Valchinov,” tutur Dimitrov.
"Selain tim-tim Bulgaria, ada banyak pemain lokal di tim lain dan kami berhasil melihat mereka secara langsung, sesuatu yang jarang bisa kami lakukan. Selain itu, saat ini semua pemain mendapatkan waktu bermain yang sama."
“Kami menonton beberapa pertandingan sehari, melakukan analisis, dan akan menyiapkan laporan untuk dipresentasikan kepada direktur olahraga,” pungkasnya.