-
Pratama Arhan terancam absen bela Timnas di FIFA Series 2026 akibat cedera lutut parah.
-
Operasi meniskus sukses dilakukan di Thailand dan kini Arhan memasuki masa rehabilitasi medis.
-
John Herdman terus memantau kondisi Arhan jelang laga debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Suara.com - Kabar kurang sedap datang dari pilar pertahanan Timnas Indonesia menjelang agenda internasional bulan depan.
Pratama Arhan terancam tidak masuk dalam daftar panggil pelatih baru Skuad Garuda, John Herdman.
Momentum FIFA Series 2026 sejatinya menjadi panggung perdana bagi pelatih asal Inggris tersebut.
Sejak resmi direkrut pada Januari 2026, publik menanti tangan dingin Herdman mengolah komposisi tim.
Sayangnya, kondisi fisik Arhan saat ini menjadi kendala utama bagi sang arsitek tim nasional.
Laga kontra St Kitts and Nevis pada 27 Maret mendatang mungkin harus dilewatkan sang pemain.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno tersebut tinggal menghitung pekan saja.
Bek sayap yang kini berkarier di Liga Thailand bersama Bangkok United itu sedang fokus pemulihan.
Arhan dipastikan harus menepi dari lapangan hijau karena cedera yang dialaminya cukup serius.
Pada hari Selasa, 24 Februari 2026, pemain andalan Indonesia ini harus naik meja operasi.
Pernyataan Resmi Pihak Bangkok United
Klub pemiliknya, Bangkok United, memberikan informasi terbaru mengenai tindakan medis yang dilakukan tersebut.
"Bek kiri kami, Pratama Arhan, sukses menjalani operasi meniskus lutut kanannya di Rumah Sakit Samitivej Sukjumvit," tulis Bangkok United dikutip Selasa (24/2/2026).
Operasi tersebut berjalan lancar di bawah pengawasan ketat tim medis spesialis yang kompeten.
Proses pembedahan difokuskan pada area meniskus lutut kanan yang sempat bermasalah saat bertanding.