Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada

Bella, Novian Ardiansyah

Senin, 02 Maret 2026 | 22:28 WIB
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Dubes Iran, Mohammad Boroujerdi, menyatakan masyarakat Iran tidak menganggap serius keberadaan Reza Pahlavi pasca serangan di Teheran.
  • Boroujerdi menegaskan protes di Iran tidak menjadikan Reza Pahlavi figur yang relevan atau dianggap serius oleh demonstran.
  • Dubes Iran mengaitkan campur tangan AS dalam politik Iran, merujuk kudeta 1953 yang berujung Revolusi 1979.

Suara.com - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa masyarakat Iran tidak menganggap serius keberadaan Reza Pahlavi, putra mahkota sekaligus keturunan Shah terakhir Iran.

Pernyataan itu disampaikan Boroujerdi menanggapi kemunculan Reza Pahlavi pasca serangan terhadap Teheran yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

“Kami di Iran, masyarakat negara kami, tidak menganggap ada dan tidak menganggap serius orang yang tadi disebutkan,” kata Boroujerdi dalam konferensi pers di kediaman dinas Dubes Republik Islam Iran di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Ia mengakui bahwa di Iran memang terdapat protes dan ketidakpuasan di sebagian kalangan masyarakat. Namun, menurut Boroujerdi, hal tersebut tidak berkaitan dengan Reza Pahlavi dan tidak membuat sosok tersebut dipandang relevan.

“Tetapi pihak yang protes dan tidak puas pun di Iran tidak menganggap orang ini sebagai orang yang serius dan saya rasa media juga menganggapnya demikian,” ujarnya.

Boroujerdi kemudian menyinggung sejarah politik Iran, khususnya peristiwa kudeta tahun 1953 yang berujung pada Revolusi Iran 1979. Menurutnya, rangkaian peristiwa tersebut tidak bisa dilepaskan dari campur tangan Amerika Serikat.

“Saya rasa mereka sudah pernah melakukan hal ini pada tahun 1953 melalui sebuah kudeta. Amerika Serikat mencoba untuk menyerang demokrasi di negara kami dengan mengembalikan Shah Iran pada saat itu,” tutur Boroujerdi.

Ia menambahkan, jika Amerika Serikat benar-benar menginginkan demokrasi bagi Iran, maka tidak seharusnya sejarah menunjukkan rakyat Iran harus turun ke jalan pada 1979 untuk menjatuhkan pemerintahan Shah melalui revolusi.

“Apabila memang mereka adalah pihak yang mengharapkan demokrasi bagi Iran, mengapa masyarakat Iran harus turun ke jalanan pada tahun 1979 melalui sebuah revolusi menjatuhkan pemerintahan Shah di sana,” katanya.

baca juga

Pernyataan Dubes Iran ini mempertegas sikap resmi Teheran bahwa Reza Pahlavi tidak memiliki legitimasi politik di mata masyarakat Iran, meski namanya kembali mencuat di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 22:01 WIB

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:46 WIB

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk

Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara

Sport | Senin, 02 Maret 2026 | 21:29 WIB

Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran

Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:17 WIB

Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik

Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:07 WIB

Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah

Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:04 WIB

Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026

Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 21:03 WIB

Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan

Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:58 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×