Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Dicky Prastya

Senin, 02 Maret 2026 | 22:01 WIB
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
Ilustrasi perang di Selat Hormuz. (AI)
baca 10 detik
  • Kementerian Keuangan memantau risiko global dari konflik AS, Israel, dan Iran yang berdampak pada Selat Hormuz.
  • Gangguan rantai pasok energi, volatilitas pasar, dan pelemahan ekspor menjadi perhatian utama pemerintah saat ini.
  • Pemerintah mengelola APBN hati-hati di bawah 3% defisit PDB sambil memperkuat hilirisasi dan diversifikasi mitra dagang.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku bakal terus memantau risiko global akibat perang Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang kemudian berujung pada penutupan Selat Hormuz.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu menyatakan kalau ada konflik ini menimbulkan risiko gangguan terhadap rantai pasok global, terutama pasokan energi dan minyak bumi, serta peningkatan volatilitas pasar keuangan global menjadi perhatian utama.

Menurutnya, ketegangan perdagangan global juga berpotensi menekan kinerja ekspor nasional melalui pelemahan permintaan eksternal dan peningkatan biaya logistik.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu. [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu. [Suara.com/Dicky Prastya]

“Pemerintah terus memantau secara cermat dinamika geopolitik global serta berbagai risiko yang berpotensi mempengaruhi perekonomian nasional," katanya, dikutip dari siaran pers, Senin (2/3/2026).

Ia mengklaim bahwa fundamental eksternal Indonesia tetap baik yang tercermin dari kinerja neraca perdagangan masih mencatatkan surplus selama 69 bulan berturut-turut.

Febrio juga memastikan Pemerintah terus mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) secara hati-hati agar defisit tidak melebihi 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"APBN akan terus dikelola secara hati-hati, termasuk dengan menjaga defisit anggaran tetap terkendali di bawah 3% PDB,” ujar Febrio.

Ia menyebut Pemerintah turut memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Upaya mitigasi risiko dilakukan melalui percepatan keberlanjutan hilirisasi sumber daya alam, peningkatan daya saing produk ekspor bernilai tambah, serta diversifikasi mitra dagang utama melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional guna memperluas akses pasar dan memperkuat ketahanan sektor eksternal Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:46 WIB

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk

Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026

Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara

Sport | Senin, 02 Maret 2026 | 21:29 WIB

Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran

Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:17 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×