- Ketegangan militer AS-Iran berpotensi membatalkan turnamen dan mengancam absennya timnas Iran.
- Isu keamanan meningkat karena ancaman kekerasan di kota tuan rumah Meksiko dan peran ICE AS.
- Stadion final di New Jersey dikritik karena desainnya yang kurang ramah penonton dan biaya parkir tinggi.
![Donald Trump [The White House]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/21/39416-donald-trump.jpg)
Kebijakan Donald Trump Memicu Protes
Kebijakan tarif AS membuat biaya hidup dan akomodasi naik drastis bagi tim dan suporter asing.
Seruan boikot turnamen mulai menguat dari beberapa negara peserta yang merasa dirugikan secara ekonomi. Salah satu seruan boikot datang dari sejumlah politisi di Jerman.
Kontroversi Peran ICE
ICE (Immigration and Customs Enforcement) AS diberi peran pengawasan utama terhadap suporter internasional oleh Presiden Trump.
Langkah ini memicu kekhawatiran soal penahanan atau diskriminasi terhadap fans, terutama dari negara-negara yang dianggap berisiko.
Harga Tiket Terlalu Mahal
Harga tiket dianggap terlalu tinggi, terutama untuk suporter Inggris. Ribuan kursi tetap tidak terjual, memicu boikot dari fans dan risiko stadion kurang ramai saat pertandingan penting.
Biaya Parkir Gila
Biaya parkir di area stadion berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp5 juta per kendaraan, membuat banyak penonton kesulitan mengakses stadion dan menambah keluhan soal turnamen yang mahal.
Kerugian Potensial Federasi
Terbaru, hadiah uang FIFA $727 juta untuk 48 tim diperkirakan tak sebanding dengan biaya perjalanan dan operasional, terutama bagi negara Eropa seperti Prancis. Beberapa federasi menimbang untuk meminta alokasi lebih tinggi.
Kontributor: Adam Ali