Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 05 Maret 2026 | 11:32 WIB
Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir
Rizky Ridho (PSSI)
baca 10 detik
  • Rizky Ridho soroti penurunan fokus pertahanan Persija Jakarta yang kerap kebobolan di menit akhir.

  • Persija Jakarta tertahan di posisi kedua klasemen setelah bermain imbang melawan Borneo FC Samarinda.

  • Kapten Persija menekankan pentingnya disiplin mengikuti instruksi pelatih demi mengejar poin Persib Bandung.

Suara.com - Kondisi lini pertahanan Persija Jakarta saat ini sedang menjadi pusat perhatian publik pecinta sepak bola nasional.

Macan Kemayoran nampak kesulitan menjaga kesucian gawang mereka dari serangan lawan dalam beberapa pekan terakhir.

Situasi ini memicu sang kapten, Rizky Ridho, untuk memberikan penjelasan mengenai penurunan performa tembok belakang timnya.

Kekecewaan ini memuncak setelah tim asal ibu kota tersebut dipaksa bermain imbang oleh tim tamu.

Borneo FC Samarinda berhasil mencuri satu poin berharga dalam laga yang digelar di Jakarta International Stadium.

Pertandingan pada Selasa, 3 Maret 2026 tersebut berakhir dengan skor sama kuat yakni 2-2.

Kemenangan yang sudah sangat dekat bagi Persija harus sirna secara menyakitkan di penghujung laga.

Pemain lawan, Ikhsan Nul Zikrak, sukses mencetak gol penyama kedudukan tepat pada menit ke-90’+4.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk lini pertahanan Persija dalam lima pertandingan yang mereka jalani.

baca juga

Secara total, gawang tim kebanggaan Jakmania ini sudah terkoyak sebanyak delapan kali oleh lawan.

Rinciannya adalah dua gol dari Arema FC serta satu gol saat bertanding melawan PSM Makassar.

Selanjutnya, dua gol juga bersarang ketika mereka menghadapi Malut United dalam laga sebelumnya.

Terakhir, dua gol dari Borneo FC semakin mempertegas adanya lubang di sektor pertahanan mereka.

Padahal, pelatih telah melakukan perubahan komposisi pemain di bawah mistar gawang tim tersebut.

Andritany Ardhiyasa kembali dipercaya menjadi starter dalam empat pertandingan terakhir menggeser posisi Carlos Eduardo.

Kebijakan rotasi kiper ini diambil demi memberikan ruang lebih bagi pemain asing di posisi lain.

Namun, upaya tersebut terbukti belum menjadi solusi mujarab untuk menghentikan aliran gol lawan.

Rizky Ridho menyadari bahwa ada masalah serius terkait tingkat kewaspadaan para pemain di lapangan.

Ia melihat adanya kecenderungan pemain kehilangan arah pada fase krusial di tengah maupun akhir laga.

"Tentunya kami jarang clean sheet karena kami juga kebobolan pada menit menit pertengahan dan akhir pertandingan," ujar Rizky Ridho kepada awak media.

Kapten Timnas Indonesia itu menekankan bahwa sepak bola membutuhkan ketahanan mental hingga peluit akhir.

Ia tidak memungkiri bahwa koordinasi yang buruk sering kali berawal dari kelalaian personal pemain.

"Mungkin kami harus lebih fokus dan konsentrasi lebih lagi, karena mungkin, ada kesalahan individu dari kami yang mengakibatkan kita kebobolan," ucapnya.

Kegagalan meraih poin penuh di kandang sendiri berdampak langsung pada posisi mereka di tabel klasemen.

Persija kini gagal menempel ketat sang rival abadi, Persib Bandung, yang masih kokoh di puncak.

Selisih angka antara peringkat pertama dan kedua kini merentang menjadi tiga poin yang cukup lebar.

Ambisi untuk meraih gelar juara musim ini menuntut perbaikan performa yang sangat signifikan dan cepat.

Ridho berharap seluruh penggawa Macan Kemayoran segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap gaya bermain mereka.

Kepatuhan terhadap strategi yang disusun oleh tim pelatih menjadi harga mati bagi setiap pemain.

"Jadi ke depannya agar lebih baik lagi dan mengikuti apa yang diinstruksikan pelatih dengan baik dan disiplin," pungkasnya.

Eks pemain Persebaya itu ingin rekan-rekannya memiliki tanggung jawab penuh saat sedang ditekan lawan.

Transisi dari menyerang ke bertahan harus dilakukan dengan kecepatan dan ketepatan yang tinggi setiap saat.

Tanpa adanya kedisiplinan, target untuk kembali ke jalur kemenangan akan semakin sulit untuk diwujudkan.

Rizky Ridho tetap optimis timnya bisa bangkit jika seluruh pemain mau bekerja keras bersama.

Persaingan di papan atas BRI Super League yang sangat ketat tidak memberikan ruang bagi tim yang lengah.

Kini fokus Persija beralih pada pembenahan taktik agar kejadian kebobolan di menit akhir tidak terulang.

Staf pelatih diprediksi akan memberikan porsi latihan khusus bagi para pemain di sektor garis belakang.

Publik Jakarta tentu berharap Macan Kemayoran bisa kembali tampil solid seperti awal musim yang perkasa.

Ujian berikutnya akan menjadi pembuktian apakah evaluasi dari sang kapten benar-benar membuahkan hasil nyata.

Semangat juang para pemain akan diuji untuk menjaga martabat tim di hadapan para pendukung setianya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizky Ridho Blak-blakan Soal Lini Belakang Persija yang Mudah Kebobolan

Rizky Ridho Blak-blakan Soal Lini Belakang Persija yang Mudah Kebobolan

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:04 WIB

Siapa Rivaldo Pakpahan? Pemain Lokal Direkomendasikan Dipanggil John Herdman

Siapa Rivaldo Pakpahan? Pemain Lokal Direkomendasikan Dipanggil John Herdman

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:44 WIB

Kekuatan Macan Kemayoran Gembos, Mauricio Souza Ungkap Kondisi Cedera Pemain Persija Bikin Pusing

Kekuatan Macan Kemayoran Gembos, Mauricio Souza Ungkap Kondisi Cedera Pemain Persija Bikin Pusing

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

×