Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 09 Maret 2026 | 12:00 WIB
Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis
Persebaya Surabaya (IG Persebaya Surabaya)
baca 10 detik
  • PSSI mengecam keras maraknya aksi rasisme terhadap pemain di media sosial belakangan ini.

  • Arya Sinulingga menyayangkan sikap suporter Indonesia yang melakukan rasisme meski sering menjadi korban.

  • Federasi mengajak suporter dan media untuk membangun kesadaran anti-rasisme demi kesehatan sepak bola.

Suara.com - Kasus rasisme kembali mencoreng sepak bola Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pemain menjadi sasaran ujaran rasis, terutama melalui media sosial yang membuat PSSI miris.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengaku prihatin melihat fenomena tersebut kembali muncul di kompetisi sepak bola nasional.

Kasus terbaru menimpa pemain Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo Tata, serta bek Persib Bandung, Kakang Rudianto. 

Keduanya mendapat serangan rasisme secara daring setelah pertandingan antara Persebaya dan Persib.

Dalam laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 pada 2 Maret 2026, kedua tim bermain imbang 2-2. 

Seusai pertandingan itulah komentar bernada rasis bermunculan di media sosial.

Sebelum kasus ini, insiden serupa juga menimpa pemain kembar Malut United, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. 

Mereka menjadi korban rasisme setelah pertandingan melawan Persib Bandung pada 14 Desember 2025.

Tak hanya di kompetisi domestik, kasus rasisme juga sempat menyasar pemain Ratchaburi FC, Denilson Junior, seusai laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 di Bandung pada 18 Februari 2026.

Melihat rentetan kejadian tersebut, Arya menilai praktik rasisme sangat bertentangan dengan nilai dasar sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas dan fair play.

baca juga

"Itu yang kita cukup sedih. Sebenarnya di dunia ini sepak bola fair play-nya kuat. Sepak bola itu fair play," kata Arya kepada awak media.

"Dan, anti-rasisme itu sudah jadi gerakan di sepak bola. Jadi, sampai kenapa kita terlalu gampang tangan kita untuk menulis ataupun omongan kita terlalu gampang untuk rasis."

"Sebenarnya lucu juga, kita orang Indonesia itu rasis. Karena biasanya justru kita yang terkena rasis, di mana-mana hampir seperti itu," jelas Arya.

Arya juga mempertanyakan mengapa masyarakat Indonesia justru melakukan tindakan rasis, padahal menurutnya bangsa Asia sering menjadi korban diskriminasi di berbagai belahan dunia.

"Di dunia itu orang di Asia itu lebih sering kena rasisme, tapi sekarang kenapa kita jadi rasis. Jadi, itu jadi pertanyaan yang aneh, kok bisa," Arya menjelaskan.

"Jadi, kita harapkan ada kesadaran baru di teman-teman untuk jangan ada ungkapan-ungkapan seperti itu dan sangat tidak sehat untuk sepak bola kita. Jadi, jangan terlalu gampang untuk menulis tanpa berpikir."

"Ini gampang sekali kita menulis tanpa berpikir, ini yang saya harap teman-teman PSSI Pers bisa bantu kita untuk memberikan kesadaran itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pemain Sudah Diumumkan, Kapan Timnas Indonesia Mulai TC Jelang FIFA Series?

Daftar Pemain Sudah Diumumkan, Kapan Timnas Indonesia Mulai TC Jelang FIFA Series?

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 11:03 WIB

BRI Super League: Motivasi Persik Berlipat Hadapi Persib Meski dengan Persiapan Singkat

BRI Super League: Motivasi Persik Berlipat Hadapi Persib Meski dengan Persiapan Singkat

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 10:45 WIB

Siap Hadapi Persik, Federico Barba Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib di GBLA

Siap Hadapi Persik, Federico Barba Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib di GBLA

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 10:39 WIB

Terkini

Data dan AI Jadi Senjata Dorong Bisnis

Data dan AI Jadi Senjata Dorong Bisnis

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:21 WIB

MBG Dihentikan Sementara di Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

MBG Dihentikan Sementara di Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 08:18 WIB

Vietnam Menjelma Jadi Pusat Industri Otomotif Baru di Kawasan Asia Tenggara

Vietnam Menjelma Jadi Pusat Industri Otomotif Baru di Kawasan Asia Tenggara

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 08:17 WIB

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:11 WIB

Daerah Ini Makin Padat Trafik Digital, XLSMART Genjot 5G dengan 1.200 BTS

Daerah Ini Makin Padat Trafik Digital, XLSMART Genjot 5G dengan 1.200 BTS

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 08:10 WIB

Jakarta dan Banten Masih Terpapar! Abu Anak Krakatau Terus Bergerak hingga Lampung

Jakarta dan Banten Masih Terpapar! Abu Anak Krakatau Terus Bergerak hingga Lampung

News | Senin, 07 September 2026 | 08:04 WIB

Bungkam Semarang di Final! Tim Basket Putra Surakarta Sabet Emas POPDA Jateng 2026

Bungkam Semarang di Final! Tim Basket Putra Surakarta Sabet Emas POPDA Jateng 2026

Surakarta | Senin, 07 September 2026 | 08:04 WIB

Begal Mantan Istri, Pria di Jeneponto Tersungkur Kena Timah Panas

Begal Mantan Istri, Pria di Jeneponto Tersungkur Kena Timah Panas

Sulsel | Senin, 07 September 2026 | 07:59 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Rute Jakarta-Yogyakarta, 30 Penerbangan YIA Dibatalkan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Rute Jakarta-Yogyakarta, 30 Penerbangan YIA Dibatalkan

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 07:56 WIB

Lahan Kering, Harga Ambruk: Nestapa Dua Arah Petani Sayur Magetan

Lahan Kering, Harga Ambruk: Nestapa Dua Arah Petani Sayur Magetan

Jatim | Senin, 07 September 2026 | 07:52 WIB

×