- Maarten Paes merasakan perasaan campur aduk saat debut karena mendedikasikannya untuk mendiang neneknya.
- Sang nenek, yang menjadi alasan utama Paes menjadi WNI, meninggal dunia sesaat sebelum ia sempat melakoni laga debutnya.
- Setiap lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, Paes selalu teringat akan sosok dan perjuangan sang nenek.
Warisan inilah yang akhirnya mendorong Paes untuk mengambil langkah besar saat tawaran membela skuad Garuda datang di momen yang tepat.
"Ketika dia mendekati ajalnya di tahun-tahun terakhirnya, saya pikir itu adalah momen yang baik ketika mereka mendekati saya lagi. Saat itulah saya akhirnya memutuskan untuk melakukannya,"
Keputusan tersebut menjadi sebuah momen penebusan dan penghormatan atas sejarah pahit yang dialami oleh leluhurnya di masa lalu.
"Itu adalah sebuah kehormatan besar untuknya."
Kini, setiap momennya berseragam Merah Putih menjadi sebuah pengingat abadi akan janji dan cintanya kepada sang nenek.
"Setiap kali lagu kebangsaan diputar, saya terutama memikirkan dia," pungkasnya.