Baca 10 detik
- Arsenal bermain imbang melawan Bayer Leverkusen di Liga Champions berkat gol penalti Kai Havertz pada menit ke-89.
- Mikel Arteta menyesali pemborosan peluang dan kehilangan bola di area berbahaya yang menjadi faktor dominasi awal timnya.
- Arteta menilai perubahan taktik pada akhir laga membantu tim menemukan momentum untuk mencetak gol penyama kedudukan krusial.
“Saya merasa kami membutuhkan sesuatu yang berbeda. Noni memberi ancaman nyata, jadi saya memutuskan melakukan perubahan,” ujarnya.
Arteta juga memuji kontribusi Madueke yang memenangkan penalti.
“Itu kualitas terbesarnya. Dia sangat berani menghadapi bek dan menjadi ancaman nyata,” kata Arteta.
Meski berhasil mencuri hasil imbang, Arteta menegaskan Arsenal harus tampil lebih efisien di leg kedua di London.
“Kami tahu betapa sulitnya kompetisi ini, terutama saat bermain tandang,” tegasnya.
Kontributor: M.Faqih