- Gelandang muda keturunan Belanda, Floris de Pagter-van Bronckhorst, menyatakan minat membela Timnas Indonesia.
- Floris memiliki hubungan keluarga dengan Giovanni van Bronckhorst, namun akar Indonesianya dari Jawa (Bandung, Blitar, Surabaya).
- Pemain Telstar U-17 ini belum pernah dipanggil timnas Belanda dan menjadikan Piala Dunia sebagai target tertinggi.
Suara.com - Pintu bagi para pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia terus terbuka.
Kali ini sinyal kuat datang dari talenta muda asal Belanda, Floris de Pagter-van Bronckhorst yang secara terbuka menyatakan keinginannya membela tanah air para leluhurnya.
Yang lebih menarik, pemain berposisi gelandang serang ini ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan legenda sepak bola Belanda, Giovanni van Bronckhorst.
Dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha, Floris tanpa ragu menjelaskan asal-usul nama besar yang melekat padanya. Ia mengungkapkan bahwa nama belakang 'van Bronckhorst' berasal dari garis keturunan ibunya.
“Mungkin bakat saya datang dari ya kamu tahu nama belakangku Van Bronckhorst, nama Van Bronckhorst dari ibuku, jadi saya masih satu keluarga dengan Giovanni Van Bronckhorst,” kata Floris di akun youtube Yussa Nugraha.
Berbeda dengan Giovanni yang memiliki darah Maluku, Floris menegaskan bahwa akar Indonesianya berasal dari Pulau Jawa, yang ia jelaskan secara rinci.
“Dua kakek, satu dari Bandung dan satunya dari Blitar dan nenek saya berasal dari Surabaya. Sayangnya saya belum pernah ke sana, tapi tentu saya ingin pergi ke Indonesia,“ jelas pemain kelahiran 8 September 2008 tersebut.
Saat ini, Floris sedang meniti kariernya bersama tim Telstar U-17 setelah sebelumnya menimba ilmu di klub amatir RKVV DEM.
Fakta bahwa ia belum pernah mendapat panggilan dari timnas junior Belanda menjadi salah satu faktor yang membuatnya membuka peluang untuk membela Indonesia di bawah asuhan John Herdman.
Lebih dari sekadar pilihan karier, bagi Floris, mengenakan seragam Merah Putih adalah sebuah impian.
Ia pun menegaskan kesiapannya untuk memberikan segalanya jika kesempatan itu datang, dengan target tertinggi bermain di Piala Dunia.
“Itu akan menjadi mimpi dan saya akan bilang iya dengan bangga dan tentunya saya akan berikan yang terbaik untuk negara dan tentunya di Piala Dunia,” tutup Floris.