Indonesia menjadi runner up FIFA Series setelah kalah tipis satu kosong dari Bulgaria.
Jay Idzes merasa optimis dengan perubahan taktik dan semangat besar dari John Herdman.
Fokus Timnas Indonesia kini beralih sepenuhnya untuk meraih juara di Piala AFF 2026.
Suara.com - Petualangan perdana Timnas Indonesia bersama nakhoda baru asal Inggris telah resmi berakhir di Jakarta.
Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu perjuangan keras pasukan Merah Putih di final.
Langkah Timnas Indonesia untuk mengangkat trofi harus terhenti setelah dipaksa menyerah tipis oleh kekuatan Bulgaria.
Skor satu kosong menjadi hasil akhir yang menempatkan tim tuan rumah pada posisi runner up.
Meskipun hasil akhir belum memihak, optimisme tinggi justru terpancar dari sang kapten lapangan, Jay Idzes.
Pemain bertahan yang merumput di Italia tersebut merasakan atmosfer yang sangat berbeda sejak menit awal.
Instruksi teknis yang diberikan tim kepelatihan baru membawa warna segar bagi pola permainan skuat nasional.
Idzes melihat ada transformasi besar dalam cara tim bergerak dan merespons tekanan lawan di lapangan.
Eksperimen taktik yang dilakukan memberikan harapan baru bagi perkembangan sepak bola tanah air ke depannya.
"Ini pertama kalinya kami bermain dengan pelatih baru. Dia [John Herdman] memiliki banyak hal baru yang ingin dia lakukan dan coba," kata Jay Idzes selepas pertandingan.
Sosok John Herdman memang mencuri perhatian publik sepanjang turnamen persahabatan internasional tingkat dunia ini berlangsung.
Ia tidak hanya duduk diam di bangku cadangan melainkan sangat aktif memberikan komando kepada para pemain.
Energi yang disalurkan pelatih tersebut dinilai memberikan dampak psikologis yang positif bagi seluruh anggota tim.
Idzes yang sudah terbiasa dengan kerasnya kompetisi di Eropa merasa sangat familiar dengan gaya tersebut.
"Pastinya di memiliki semangat yang penuh. Saya sudah bermain di Italia selama tiga tahun, jadi saya tahu bahwa para pelatih dan orang-orang di sana sangat bersemangat. Senang melihatnya seperti itu," ujar Jay Idzes.