Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 09:59 WIB
Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?
Gelandang Timnas Italia U-20, Cesare Casadei (nomer 8) melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya setelah mencetak gol pembuka timnya dalam laga semifinal Piala Dunia U-20 2023 antara Italia vs Korea Selatan di Estadio Unico Diego Armando Maradona, La Plata, Jumat (9/6/2023) dini hari WIB. [Twitter/@FIFAWorldCup]
baca 10 detik
  • Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti lawan Bosnia.

  • Kartu merah Alessandro Bastoni pada babak pertama membuat Italia kesulitan mempertahankan keunggulan gol.

  • Kekalahan ini memastikan Italia absen dalam tiga edisi beruntun turnamen Piala Dunia.

Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola internasional setelah raksasa Eropa kembali terjatuh dalam lubang kegagalan Timnas Italia.

Timnas Italia dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Piala Dunia 2026 mendatang.

Kepastian pahit ini didapat setelah pasukan Gli Azzurri menyerah di tangan Bosnia dan Herzegovina melalui drama adu penalti.

Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Italia yang harus absen dalam tiga edisi turnamen sepak bola terbesar sejagat secara berturut-turut.

Stadion Bilino Polje menjadi saksi bisu kehancuran ambisi besar juara Euro 2020 tersebut pada Rabu dini hari.

Petaka Kartu Merah Alessandro Bastoni

Pertandingan yang menentukan nasib kedua negara tersebut berlangsung sangat sengit sejak peluit pertama dibunyikan.

Eksistensi Italia sebenarnya sempat memberikan harapan besar bagi para pendukungnya di menit awal pertandingan.

Gol pembuka berhasil tercipta pada menit ke-15 berawal dari kesalahan fatal yang dilakukan penjaga gawang tuan rumah.

baca juga

Bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna mendarat tepat di kaki Nicolo Barella yang berada dalam posisi strategis.

Barella kemudian mengirimkan umpan matang kepada Moise Kean yang berdiri bebas untuk menceploskan bola ke gawang lawan.

Keunggulan satu gol tersebut membuat kepercayaan diri anak asuh Gennaro Gattuso sempat melambung tinggi di lapangan.

Namun petaka bagi tim tamu mulai muncul saat laga memasuki babak pertama tepatnya pada menit ke-40.

Alessandro Bastoni terpaksa harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapatkan kartu merah langsung dari wasit.

Bek andalan tersebut dianggap melakukan pelanggaran keras sebagai orang terakhir yang menghambat laju penyerang Bosnia dan Herzegovina.

Bermain dengan sepuluh orang membuat strategi yang telah disusun matang oleh Gattuso menjadi berantakan seketika.

Tekanan Hebat Pasukan Bosnia Herzegovina

Kalah jumlah pemain memaksa para pemain Italia lebih banyak bertahan di area pertahanan mereka sendiri sepanjang laga.

Bosnia dan Herzegovina memanfaatkan situasi tersebut dengan terus menggempur lini belakang lawan tanpa henti.

Italia terlihat sangat kesulitan untuk keluar dari tekanan dan tidak mampu melancarkan serangan balik yang mematikan.

Dominasi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis ketika pertandingan memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal.

Haris Tabakovic muncul sebagai pahlawan bagi publik Bosnia setelah berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-79.

Gol tersebut berawal dari bola rebound hasil sundulan kapten legendaris Edin Dzeko yang gagal diamankan dengan sempurna.

Skor berubah menjadi imbang satu sama yang memicu ketegangan luar biasa di seluruh tribun penonton.

Hingga waktu normal berakhir tidak ada tambahan gol yang tercipta dari kedua kesebelasan yang bertanding.

Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak tambahan waktu dua kali lima belas menit untuk mencari pemenang.

Selama periode tambahan tersebut kedua tim tampak bermain sangat hati-hati demi menjaga kesucian gawang masing-masing.

Kegagalan Eksekutor Italia di Adu Penalti

Kelelahan fisik terlihat jelas melanda para pemain Italia yang harus bekerja ekstra keras menutup lubang pasca kartu merah.

Skor satu sama tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak tambahan waktu kedua.

Penentuan tiket menuju Piala Dunia 2026 pun akhirnya harus diselesaikan melalui babak adu penalti yang menegangkan.

Dalam momen krusial ini para eksekutor Italia justru kehilangan ketenangan mereka saat berhadapan dengan kiper lawan.

Dewi fortuna tampaknya lebih berpihak kepada Bosnia dan Herzegovina yang tampil sangat klinis sebagai penendang.

Italia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah dalam adu penalti tersebut dengan kedudukan mencolok satu lawan empat.

Hasil ini secara otomatis mengubur dalam-dalam impian para pemain dan rakyat Italia untuk melihat timnya kembali ke panggung dunia.

Kesedihan mendalam terlihat jelas di wajah Gianluigi Donnarumma dan rekan-rekannya setelah pertandingan berakhir dengan pilu.

Statistik mencatat bahwa ini adalah momen terburuk dalam sejarah sepak bola Italia modern karena absen dalam kurun waktu yang lama.

Publik kini menantikan langkah apa yang akan diambil oleh federasi sepak bola Italia menanggapi kegagalan memalukan ini.

Daftar Susunan Pemain Kedua Tim

Bosnia: Vasilj; Memic, Muharemovic, Katic, Kolasinac; Sunjic, Dedic, Basic; Bajraktarevic, Demirovic, Dzeko.

Italia: Donnarumma; Mancini, Bastoni, Calafiori; Locatelli, Barella, Tonali, Dimarco, Politano, Kean, Retegui.

Kepulangan Italia lebih awal ini menjadi topik hangat di berbagai media internasional dan platform sosial media saat ini.

Keberhasilan Bosnia menyingkirkan tim sebesar Italia dianggap sebagai prestasi luar biasa dalam sejarah sepak bola mereka.

Selanjutnya Italia harus melakukan evaluasi total terhadap sistem pembinaan dan strategi permainan mereka di masa depan.

Kini fokus pecinta sepak bola akan beralih pada tim-tim yang berhasil mengamankan tempat di putaran final nanti.

Selamat kepada Bosnia dan Herzegovina atas keberhasilan mereka meraih tiket bersejarah menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun

Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:54 WIB

Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026

Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:48 WIB

Kasihan Italia, Gagal Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Berturut-turut

Kasihan Italia, Gagal Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Berturut-turut

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:43 WIB

Terkini

Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026

Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal

Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:34 WIB

Pantai Gading Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Akibat Lengah di Menit Akhir

Pantai Gading Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Akibat Lengah di Menit Akhir

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:23 WIB

Hasil Piala Dunia 2026, Prancis Lolos Perempat Final Usai Bantai Swedia 3-0

Hasil Piala Dunia 2026, Prancis Lolos Perempat Final Usai Bantai Swedia 3-0

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:12 WIB

Robek Gawang Swedia, Kylian Mbappe Cetak Rekor Lewati Ronaldo

Robek Gawang Swedia, Kylian Mbappe Cetak Rekor Lewati Ronaldo

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 04:56 WIB

Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?

Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 04:35 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C

Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 04:17 WIB

Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar

Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 04:09 WIB

Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh

Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:51 WIB

Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador

Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:43 WIB

×