- Irak memastikan tiket Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia dengan skor 2-1 di Stadion Monterrey pada Selasa.
- Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang Irak untuk kembali tampil di putaran final sejak tahun 1986 silam.
- Irak menjadi peserta ke-48 yang bergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal untuk turnamen mendatang.
Suara.com - Irak memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia dengan skor 2-1 dalam laga play-off interkonfederasi yang digelar di Stadion Monterrey, Selasa waktu setempat.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Irak untuk kembali tampil di putaran final setelah terakhir kali tampil pada 1986. Mereka menjadi tim ke-48 atau peserta terakhir yang memastikan tempat di turnamen yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Irak langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol pembuka tercipta pada menit ke-10 melalui aksi Ali Al Hamadi yang sukses memanfaatkan situasi bola mati.
Namun, Bolivia mampu merespons dan menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Gol penyeimbang dicetak oleh Moises Paniagua setelah memanfaatkan umpan ke depan dari Ramiro Vaca.
Memasuki babak kedua, Irak kembali unggul pada menit ke-53 lewat gol penentu yang dicetak Aymen Hussein. Ia berhasil menyambut umpan silang dan menaklukkan lini pertahanan Bolivia.
Irak sebenarnya memiliki peluang untuk menambah keunggulan, tetapi kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan. Sementara itu, Bolivia terus menekan di menit-menit akhir dan mendapatkan beberapa peluang dari situasi bola mati, namun tidak mampu memaksakan laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Dengan hasil ini, Irak akan bergabung di Grup I Piala Dunia 2026 bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal.
Keberhasilan ini juga menandai Irak sebagai salah satu wakil Asia yang tampil di turnamen tersebut, sekaligus membuka peluang untuk mencatatkan sejarah baru setelah penampilan terakhir mereka pada edisi 1986 berakhir tanpa kemenangan di fase grup.
(Antara)