- Skandal paspor gate muncul di Liga Belanda setelah sejumlah pemain naturalisasi Indonesia terancam kehilangan status kewarganegaraan Belanda mereka.
- Maarten Paes menjadi satu-satunya pemain yang terhindar dari skandal tersebut karena menerima peringatan hukum mendalam terkait risiko kewarganegaraan.
- Manajemen SEG memastikan Maarten Paes memahami seluruh risiko administratif, sehingga ia dapat melanjutkan karier sepak bolanya tanpa hambatan.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes menjadi satu-satunya pemain yang berhasil terhindar dari skandal papsor gate yang tengah menguncang kompetisi Liga Belanda.
Kasus ini berawal dari protes keras yang disuarakan oleh klub NAC Breda terhadap status pemain Timnas Indonesia, Dean James yang membela Go Ahead Eagles.
Protes ini kemudian diikuti klub-klub lain yang menyasar sejumlah pemain naturalisasi Indonesia dan negara lainnya.
Lantas apa yang membuat Maarten Paes bisa lolos dari skandal tersebut?
Melansir dari Voetbalzone, situasi yang dialami oleh Paes tak lepas dari peran manajemen SEG, status kewarganegaraan Paes tetap aman dan tidak terganggu dengan skandal paspor gate.
![Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri [Instagram Ajax]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/23/21062-maarten-paes.jpg)
Kasus ini mencuat setelah sejumlah pemain Belanda yang dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia ternyata tanpa sadar kehilangan kewarganegaraan Belanda mereka.
Akibatnya, para pemain ini juga terancam tidak lagi memenuhi syarat bermain di kompetisi domestik seperti Eredivisie dan Eerste Divisie.
“Banyak pemain tidak diberi tahu bahwa mereka bisa kehilangan kewarganegaraan Belanda,” tulis laporan Algemeen Dagblad.
Media Belanda itu mengungkap bahwa para pemain tidak mendapatkan penjelasan memadai mengenai konsekuensi hukum dari proses naturalisasi tersebut.
Situasi ini membuat banyak pihak terkejut setelah kasus tersebut mulai terungkap ke publik.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Maarten Paes menjadi pengecualian penting dalam kasus ini.
Paes mendapatkan peringatan langsung terkait risiko kehilangan kewarganegaraan Belanda sebelum mengambil keputusan.
Berbeda dengan pemain lain yang tidak menyadari konsekuensi tersebut, Paes disebut telah mendapatkan penjelasan hukum secara detail dari timnya.
“Paes adalah satu-satunya yang benar-benar diberi peringatan,” tulis laporan tersebut.
Peran SEG disebut sangat krusial dalam melindungi Paes dari dampak aturan yang kompleks tersebut.