- Pelatih John Herdman masih memiliki ruang bereksperimen jelang agenda FIFA Matchday selanjutnya dengan mencoba sejumlah pemain lama Timnas Indonesia.
- Empat pemain yang dinilai belum menunjukkan potensi terbaiknya namun layak dicoba kembali adalah Saddil Ramdani, Rafael Struick, Marselino Ferdinan, dan Ezra Walian.
- Keempat pemain ini memiliki karakteristik permainan unik, fleksibilitas posisi, serta pengalaman yang dinilai sangat cocok dengan pendekatan taktik Herdman.
Suara.com - Era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman telah membuka pintu peluang lebar bagi sejumlah pemain lama untuk kembali bersaing menembus skuad utama.
Juru taktik asal Inggris tersebut dipastikan masih memiliki banyak ruang untuk bereksperimen jelang berbagai agenda penting seperti FIFA Matchday mendatang.
Beberapa nama yang belakangan ini dinilai belum menunjukkan potensi terbaiknya secara konsisten justru patut dipertimbangkan kembali oleh staf kepelatihan.
Pendekatan taktik Herdman yang sangat dinamis bisa saja menjadi kunci untuk membuka kembali potensi terpendam dari para pemain ini.
Berikut adalah empat nama pemain yang sangat layak untuk dicoba kembali oleh John Herdman pada laga Timnas Indonesia selanjutnya.
Winger lincah yang kini merumput bersama Persib Bandung ini selalu dikenal dengan gaya bermainnya yang eksplosif dan direct ke arah gawang lawan.
Meskipun namanya sempat terpinggirkan pada era kepelatihan Shin Tae-yong, pengalaman 26 caps bersama tim nasional jelas bukan sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata.
Dari 20 penampilannya di kompetisi domestik musim ini, Saddil tercatat telah membukukan tiga gol dan satu assist bagi klubnya.
Karakter permainannya yang sangat mengandalkan transisi cepat dinilai sangat cocok dengan pendekatan strategi yang kerap diusung oleh Herdman.
Kehadirannya di sisi sayap dipastikan bisa menjadi opsi menarik untuk menambah variasi serangan skuad Garuda.
2. Rafael Struick
Nama selanjutnya yang patut dicoba adalah Rafael Struick yang kini tengah mengais menit bermain bersama klub Dewa United.
Meskipun performa individunya belakangan ini dinilai sedang mengalami penurunan, fleksibilitasnya di lini serang tetap menjadi nilai plus yang tak tergantikan.
Pemain serbabisa ini sangat fasih ketika harus ditugaskan beroperasi di berbagai posisi, mulai dari sektor penyerang sayap hingga menjadi ujung tombak utama.