Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2026 | 08:54 WIB
Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya
Oliver Glasner (IG Crystal Palace)
baca 10 detik
  • Crystal Palace meraih trofi Eropa pertamanya setelah mengalahkan RB Leipzig 1-0 di final.

  • Oliver Glasner resmi mundur sebagai manajer setelah mempersembahkan tiket kualifikasi Liga Europa.

  • Adam Wharton rela bermain menggunakan penahan rasa sakit demi membawa timnya menjadi juara.

Suara.com - Oliver Glasner resmi menyudahi masa baktinya di Selhurst Park dengan torehan tinta emas yang bersejarah. Kemenangan dramatis di panggung Eropa menjadi penutup sempurna sekaligus penegasan posisi baru The Eagles di level internasional.

Gol tunggal Jean-Philippe Mateta pada babak kedua memastikan Crystal Palace menundukkan RB Leipzig 1-0 pada laga final hari Rabu. Hasil krusial ini membuat klub London Selatan tersebut berhasil merengkuh trofi kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Keberhasilan ini sekaligus menebus kekecewaan musim lalu saat hak mereka di kompetisi Eropa dicabut akibat pelanggaran aturan kepemilikan multiklub. Glasner, yang sudah berencana hengkang sejak awal tahun, sukses menuntaskan misinya mengembalikan martabat klub.

Pelatih Eintracht Frankfurt, Oliver Glasner. [FRAN SANTIAGO / UEFA / AFP]
Pelatih Eintracht Frankfurt, Oliver Glasner. [FRAN SANTIAGO / UEFA / AFP]

"Saya bahkan tidak percaya ini adalah pertandingan terakhir saya. Saya mengambil keputusan ini [untuk meninggalkan Palace]. Ini adalah bab yang bagus untuk dibaca di buku Crystal Palace, tetapi bab-bab lain akan menyusul," ujar Glasner selepas pertandingan dikutip dari ESPN, Kamis (28/5/2026).

"Saya katakan kepada para pemain, ambillah sekarang apa yang layak kalian dapatkan setelah memenangkan Piala FA. Itu [Liga Europa] tertunda satu tahun. Klub, penggemar, dan pemain mendapatkan apa yang layak mereka dapatkan. Terkadang, Anda harus mengambil jalan memutar, dan sekarang Crystal Palace berada di tempat yang seharusnya."

Keberhasilan mengoleksi dua trofi mayor selama dua tahun masa kepemimpinannya dinilai sebagai buah dari kedisplinan tinggi. Kendati demikian, juru taktik berusia 51 tahun itu menolak jemawa dan memilih mengapresiasi kerja keras skuadnya.

Pelatih Eintracht Frankfurt Oliver Glasner mendatangi Estadio Ramon Sanchez Pizjuan jelang pertandingan final Liga Europa di Sevilla, Spanyol, 17 Mei 2022. [AFP]
Pelatih Eintracht Frankfurt Oliver Glasner mendatangi Estadio Ramon Sanchez Pizjuan jelang pertandingan final Liga Europa di Sevilla, Spanyol, 17 Mei 2022. [AFP]

"Saya hanya membimbing kelompok pemain ini dan staf dan saya mendukung mereka dan saya berkata, 'Sungguh, ini bukan karena keyakinan 100% saya' Saya tidak bisa berbuat apa-apa [tanpa para pemain]."

"Saya bisa saja menjadi pesulap terbaik [tetapi] itu tidak akan berhasil tanpa para pemain. Jadi, semua pemain pantas menerima semua pujian karena mereka harus mendengarkan, mereka harus mempercayai saya dan diri saya sendiri serta staf, tentu saja."

Glasner juga tidak menampik bahwa dirinya adalah sosok pelatih yang sangat menuntut kesempurnaan di lapangan. Ia selalu menekankan pentingnya menjaga fokus demi mempertahankan konsistensi performa tim.

baca juga

"Mereka harus bekerja sangat keras dan saya pikir setiap pemain akan memberi tahu Anda bahwa saya sangat menuntut. Jadi jika hal-hal tidak berjalan seperti yang saya pikirkan, atau jika pemain mungkin menurunkan standar sebesar satu atau 2%, saya tidak bisa menerimanya."

Kekuatan mentalitas anak asuh Glasner tercermin jelas dari perjuangan gelandang muda, Adam Wharton. Meski sempat diragukan tampil akibat cedera, ia justru menjadi kreator lahirnya gol kemenangan melalui sepakan kerasnya yang membentur kiper.

"Ada banyak keraguan [apakah saya akan bermain]. Hampir sepanjang waktu kaki saya hanya dimasukkan ke dalam kotak es selama beberapa hari terakhir, hanya mencoba meredakan pembengkakan dan semacamnya."

Sebelum mencetak sejarah di Liga Konferensi Eropa, Crystal Palace sempat dirundung sanksi berat dari badan tertinggi sepak bola Eropa, UEFA. Akibat regulasi kepemilikan ganda yang ketat, hak berlaga di Liga Europa yang mereka raih dari jalur domestik terpaksa hangus.

Oliver Glasner yang menukangi Palace sejak 2024 sebelumnya telah mengumumkan keputusan mundur dari kursi manajer pada Januari lalu. Monolog hangat dengan awak media di Leipzig menjadi tanda perpisahan resmi sang manajer dengan sepak bola Inggris.

"Konferensi pers [terakhir] dan saya ingin berterima kasih kepada Anda, terutama semua [jurnalis] Inggris yang mungkin hadir di semua 120 konferensi pers."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Tekuk Rayo Vallecano

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Tekuk Rayo Vallecano

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 05:58 WIB

Ricuh! Suporter Crystal Palace dan Vallecano Baku Hantam Jelang Final Conference League

Ricuh! Suporter Crystal Palace dan Vallecano Baku Hantam Jelang Final Conference League

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:20 WIB

Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?

Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner

Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 18:10 WIB

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

FSF Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw

FSF Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:38 WIB

Latihan Dimulai! Igor Tolic Puas Lihat Perkembangan Kondisi Pemain Persib

Latihan Dimulai! Igor Tolic Puas Lihat Perkembangan Kondisi Pemain Persib

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar

Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:19 WIB

Benarkah Argentina Diuntungkan VAR? Data Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Benarkah Argentina Diuntungkan VAR? Data Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Buntut Kekalahan Dramatis di Piala Dunia 2026, Pape Thiaw Dipecat Timnas Senegal

Buntut Kekalahan Dramatis di Piala Dunia 2026, Pape Thiaw Dipecat Timnas Senegal

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:08 WIB

Persija Pinjamkan 5 Pemain ke Persis Solo Termasuk Leeming Bersaudara

Persija Pinjamkan 5 Pemain ke Persis Solo Termasuk Leeming Bersaudara

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 16:01 WIB

Duel Skuat Rp16 Triliun: Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Duel Skuat Rp16 Triliun: Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 15:37 WIB

Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina

Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 15:14 WIB

×