- Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berpeluang tampil di Liga Champions bersama klubnya, LOSC Lille, musim depan.
- Lille menempati posisi ketiga klasemen Ligue 1 setelah meraih kemenangan 4-0 atas Toulouse pada Minggu (12/4/2026).
- Lille harus menjaga konsistensi di lima laga tersisa untuk mengamankan tiket lolos langsung ke kompetisi Liga Champions.
Suara.com - Peluang pemain Timnas Indonesia untuk tampil di panggung elit Eropa semakin terbuka. Bek kiri Calvin Verdonk kini berada di jalur yang tepat untuk merasakan atmosfer Liga Champions UEFA musim depan bersama LOSC Lille.
Kesempatan tersebut semakin besar setelah Lille meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas FC Toulouse dalam lanjutan pekan ke-29 Ligue 1 di Municipal Stadium, Minggu (12/4/2026).
Empat gol kemenangan Lille dicetak oleh Thomas Meunier (23’), Romain Perraud (50’), Matias Fernandez-Pardo (55’), dan Olivier Giroud (88’).
Dalam laga tersebut, Verdonk masuk dalam daftar pemain, meski memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia baru diturunkan pada menit ke-83 untuk menggantikan Romain Perraud di posisi bek kiri.
Tambahan tiga poin membuat Lille tetap bertahan di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 53 poin. Mereka unggul tipis satu angka dari Olympique Marseille di peringkat keempat, serta terpaut enam poin dari RC Lens yang berada di posisi kedua. Sementara itu, puncak klasemen masih ditempati Paris Saint-Germain dengan 63 poin.

Dalam regulasi Ligue 1, tiga tim teratas berhak lolos langsung ke Liga Champions, sedangkan peringkat keempat harus melalui jalur kualifikasi. Dengan lima pertandingan tersisa musim ini, Lille dituntut menjaga konsistensi untuk mengamankan posisi di zona aman.
Jika berhasil finis di tiga besar, peluang Verdonk untuk tampil di Liga Champions semakin terbuka. Apalagi, kontraknya bersama Lille masih berlaku hingga Juni 2028, serta perannya yang cukup rutin dalam rotasi tim.
Sepanjang musim ini, Verdonk telah tampil dalam 15 pertandingan liga dan juga mencatatkan tujuh penampilan di ajang Liga Europa UEFA. Ia bahkan menyumbangkan satu assist di kompetisi tersebut.
Dengan posisi Lille yang stabil di papan atas, peluang melihat pemain Timnas Indonesia berlaga di Liga Champions kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan semakin mendekati kenyataan.