Krisis Pemain Jelang Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Siapkan Kejutan Taktik

Arief Apriadi

Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB
Krisis Pemain Jelang Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Siapkan Kejutan Taktik
Persebaya Surabaya dihantam badai cedera jelang Derbi Suramadu melawan Madura United. Pelatih Bernardo Tavares terpaksa ubah taktik dan andalkan pemain bangku cadangan. [Instagram Persebaya]
baca 10 detik
  • Persebaya Surabaya mengalami krisis cedera pemain jelang laga sengit Derbi Suramadu melawan Madura United FC di Stadion Gelora Bung Tomo.
  • Pelatih Bernardo Tavares terpaksa melakukan rotasi ekstrem, memainkan pemain tidak di posisi aslinya, serta sangat mengandalkan peran pemain cadangan.
  • Kehadiran suporter Bonek dan Bonita dinilai menjadi kunci suntikan moral bagi pemain demi merebut 3 poin dan mendongkrak posisi keenam di klasemen sementara.

Suara.com - Ambisi Persebaya Surabaya untuk terus merangsek ke papan atas klasemen mendapat sandungan akibat krisis pemain jelang laga sengit bertajuk Derbi Suramadu kontra Madura United FC.

Skuad berjuluk Bajul Ijo ini dipastikan tampil dalam kondisi pincang saat menjamu Madura United FC pada pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Pelatih kepala Bernardo Tavares kini harus memutar otak lebih keras demi meracik strategi darurat di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (17/4/2026) malam.

Taktik Darurat di Tengah Badai Cedera

Bernardo Tavares saat mempersiapkan sesi latihan Persebaya Suarabaya. (Dok. Persebaya)
Bernardo Tavares saat mempersiapkan sesi latihan Persebaya Suarabaya. (Dok. Persebaya)

Ruang perawatan tim kebanggaan warga Surabaya ini masih dipenuhi oleh sejumlah pilar utama yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan total.

Kondisi fisik yang jauh dari kata ideal memaksa staf pelatih untuk mengambil risiko tinggi dalam menentukan susunan sebelas pemain pertama yang akan turun ke lapangan.

Juru taktik asal Portugal tersebut secara blak-blakan mengakui bahwa persiapan timnya sangat terganggu oleh minimnya opsi pemain yang benar-benar bugar.

“Pemain lainnya, mari kita lihat nanti. Ada pemain lain yang mungkin akan bermain tapi kondisinya tidak 100%,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu dikutip dari laman iLeague, Jumat (17/4/2026).

Situasi serba sulit ini pada akhirnya mendesak tim pelatih untuk melakukan eksperimen dengan menempatkan beberapa pemain di luar posisi aslinya demi menjaga keseimbangan permainan.

baca juga

Beban Berat Pemain Pengganti

Menghadapi lawan sekelas Madura United dengan skuad seadanya jelas membutuhkan taktik dan semangat juang berlipat ganda dari anak asuh Bernardo Tavares.

Sang pelatih kini menaruh ekspektasi yang sangat besar terhadap kualitas para pemain pelapis yang bersiap memulai laga dari bangku cadangan.

“Tapi kami akan bermain dengan sebelas pemain, dan kami berharap pemain yang memulai sejak awal maupun pemain yang masuk dari bangku cadangan bisa membantu tim lebih baik daripada pertandingan terakhir," tutur Bernardo Tavares.

Kemenangan dibutuhkan oleh kapten Risto Mitrevski dan kawan-kawan sebagai bentuk penebusan atas hasil mengecewakan yang mereka dapatkan di pertandingan sebelumnya.

Persebaya sebelumnya takluk 0-3 dari tuan rumah Persija Jakarta pada 11 April lalu.

"Karena penting untuk mengubah gambaran situasi, mengubah performa, dan mengubah hasil,” imbuhnya menyoroti urgensi kebangkitan tim.

Panggilan Jiwa untuk Bonek dan Bonita

Di luar segala keterbatasan teknis di atas lapangan, kehadiran ribuan suporter fanatik di tribun diyakini bakal menjadi suntikan moral yang tidak ternilai harganya.

Gemuruh dukungan tanpa henti dari Bonek dan Bonita sangat diharapkan mampu menutupi celah kelelahan fisik serta mendongkrak keberanian skuad tuan rumah.

“Di momen-momen sulit inilah pemain paling membutuhkan dukungan dari para suporter,” pungkas Bernardo Tavares.

Duel sarat gengsi sesama tim dari Jawa Timur ini sangat penting bagi Persebaya yang masih berjuang memperbaiki posisi di klasemen.

Persebaya saat ini masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan raihan 42 poin dan amat membutuhkan tambahan tiga angka untuk menghidupkan asa bersaing di papan atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS

Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 20:09 WIB

Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah

Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB

Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan

Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian

Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×