- Superkomputer Opta memprediksi Arsenal memiliki peluang juara sebesar 72,97 persen, sementara Manchester City hanya mendapatkan angka 27,03 persen.
- Manchester United dan Aston Villa memiliki peluang kelolosan ke Liga Champions sebesar 98,64 persen berkat performa konsisten di papan atas.
- Burnley dan Wolves dipastikan terdegradasi 100 persen, sementara Tottenham Hotspur dalam bahaya besar dengan peluang turun kasta sebesar 56,16 persen.
Liverpool menyusul di belakang mereka dengan peluang sebesar 88,86 persen setelah meraih kemenangan dramatis berkat gol sundulan Virgil van Dijk di menit ke-100 saat melawan Everton.
Sementara itu, nasib buruk menimpa Chelsea yang justru kehilangan performa terbaik mereka di saat-saat paling krusial musim ini.
The Blues kini terancam absen sepenuhnya dari kasta kompetisi Eropa mana pun setelah terlempar dari posisi lima besar.
Ancaman Degradasi Menghantui Tottenham Hotspur
Kejutan terbesar justru muncul di papan bawah klasemen, di mana beberapa tim besar terancam terjun bebas ke divisi Championship.
Wolverhampton Wanderers dan Burnley diprediksi sudah tidak memiliki harapan lagi dengan vonis peluang degradasi sebesar 100 persen.
Pertarungan untuk menghindari satu jatah sisa di zona merah kini melibatkan tim papan atas tradisional, Tottenham Hotspur.
Superkomputer memberikan persentase sebesar 56,16 persen bagi Spurs untuk terdegradasi setelah mereka hanya mampu bermain imbang melawan Brighton.
West Ham United juga belum sepenuhnya aman karena masih memiliki risiko turun kasta sebesar 38,97 persen di sisa kompetisi.
Berbeda dengan para pesaingnya, Leeds United kini bisa sedikit bernapas lega setelah menjauh delapan poin dari zona degradasi dengan hanya lima pertandingan tersisa.
Ketatnya Liga Inggris Musim 2025/2026
Musim kompetisi 2025/2026 kali ini tercatat sebagai salah satu musim yang paling sulit diprediksi dalam sejarah modern Premier League karena jarak poin antartim yang sangat rapat.
Kemenangan Manchester City atas Arsenal di pekan ke-33 memang mengubah dinamika poin, namun jadwal sisa kompetisi akan menjadi ujian mental yang sesungguhnya bagi kedua kandidat juara tersebut.