- Menteri Olahraga Iran menyatakan partisipasi tim nasional di Piala Dunia 2026 bergantung pada jaminan keamanan di Amerika Serikat.
- Pemerintah Iran dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi akan memutuskan kehadiran timnas di tengah memanasnya tensi geopolitik saat ini.
- Meski terdapat ketidakpastian keamanan, skuad Iran tetap melanjutkan program latihan profesional sebagai persiapan menghadapi segala kemungkinan keputusan pemerintah.
Suara.com - Nasib partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk, dan keputusan akhirnya akan bergantung pada satu syarat mutlak.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali menegaskan bahwa jaminan keamanan bagi para pemain menjadi satu-satunya faktor penentu.
Meskipun skuad Team Melli saat ini tetap menjalani program latihan di bawah arahan pelatih Amir Ghalenoei, keputusan final untuk terbang ke Amerika Serikat, salah satu negara tuan rumah, sepenuhnya berada di tangan pemerintah.
"Jika keselamatan para pemain tim nasional di Amerika Serikat terjamin, kami akan berangkat ke Piala Dunia," ucap Donyamali dilansir dari Aljazeera.
"Keputusan akan dibuat pemerintah dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi," katanya melanjutkan.
![Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi [Dok. IG TeamMelli]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/02/81835-timnas-iran.jpg)
Syarat ini muncul sebagai imbas dari memanasnya tensi geopolitik setelah konflik antara AS-Israel melawan Iran.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) bahkan sempat mengajukan permintaan kepada FIFA untuk memindahkan venue pertandingan mereka dari AS ke Meksiko, namun permintaan tersebut ditolak mentah-mentah.
Donyamali menjelaskan kepada media lokal bahwa, terlepas dari ketidakpastian ini, persiapan tim secara profesional harus tetap berjalan.
Ia menegaskan bahwa tim harus siap untuk segala kemungkinan, baik itu berangkat maupun batal berangkat.
"Timnas mungkin tidak akan pergi ke Piala Dunia, tetapi jika kita akan berpartisipasi, kita harus siap," ujar Donyamali soal rencana pemusatan latihan.
"Kita harus siap, tetapi mungkin keputusannya adalah untuk tidak pergi, dan jika kita akan pergi, kita harus siap hadir dengan performa yang kuat. Tugas kita dari sudut pandang profesional adalah untuk melaksanakan pekerjaan dan persiapan," katanya.
Sesuai jadwal, Iran yang tergabung di Grup G akan melakoni seluruh laga fase grup mereka melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di Amerika Serikat.
Jika lolos pun, mereka masih akan terus bermain di negara tersebut yang membuat jaminan keamanan menjadi isu yang sangat krusial bagi pemerintah Iran.