- Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Bali berakhir imbang 1-1 usai gol cepat Ezequiel Vidal disamakan oleh eksekusi penalti Allano pada babak pertama.
- Skuad Macan Kemayoran gagal mengamankan kemenangan penting setelah tendangan penalti dari Maxwell gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.
- Hasil seri ini merugikan Persija yang tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 59 poin, semakin jauh tertinggal empat angka dari rival terdekatnya, Borneo FC.
Suara.com - Kegagalan eksekusi penalti krusial dari Maxwell menjadi petaka bagi Persija Jakarta yang harus puas ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta.
Hasil seri pada laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 ini menjadi pukulan telak bagi ambisi skuad Macan Kemayoran dalam jalur perebutan gelar juara.
Pertarungan sengit di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (22/4/2026) sore WIB ini diwarnai oleh hujan kartu kuning akibat tingginya tensi permainan.
Kejutan Gol Cepat Laskar Mataram
Tampil berstatus sebagai tuan rumah 'usiran' di Bali, PSIM Yogyakarta langsung mengambil inisiatif serangan yang agresif sejak peluit pertama dibunyikan.
Taktik menekan tersebut langsung membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan empat menit berkat penyelesaian akhir mematikan dari Ezequiel Vidal.
Berawal dari umpan matang yang dikirimkan oleh Savio Sheva, Vidal sukses menggetarkan jala gawang lawan untuk mengubah papan skor menjadi 1-0.
Tertinggal gol cepat tidak membuat mentalitas anak asuh Mauricio Souza runtuh karena mereka langsung memberikan respons tekanan balik ke area pertahanan tuan rumah.
Upaya keras skuad ibu kota akhirnya terbayar lunas pada menit ke-20 melalui hadiah tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Allano.
Tensi Panas dan Kegagalan Penalti Maxwell
Kedudukan imbang 1-1 membuat tempo permainan semakin memanas, terutama dalam perebutan dominasi bola di sektor lini tengah.
Wasit terpaksa harus bekerja ekstra keras dengan mengeluarkan total enam kartu kuning untuk meredam gaya permainan keras dari kedua kesebelasan.
Kubu Laskar Mataram mengantongi lima kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada Donny Warmerdam, Yusaku Yamadera, Ezequiel Vidal, Muhammad Iqbal, dan Raka Cahyana.
Sementara itu, Dony Pamungkas menjadi satu-satunya pemain dari kubu Persija Jakarta yang menerima peringatan keras pada babak kedua.
Nasib buruk bagi tim tamu terjadi saat mereka mendapatkan peluang emas lewat titik putih untuk membalikkan keadaan, namun eksekusi krusial Maxwell justru gagal berbuah gol.