- Jay Idzes mencatatkan rekor nilai pasar tertinggi sepanjang kariernya mencapai 10 juta euro bersama klub US Sassuolo.
- Mees Hilgers dan Emil Audero mengalami penurunan nilai pasar secara signifikan akibat cedera serta performa yang kurang konsisten.
- Calvin Verdonk berhasil meningkatkan nilai pasarnya menjadi 3 juta euro berkat penampilan impresifnya bersama klub Lille OSC.
Suara.com - Pergerakan nilai pasar pemain Timnas Indonesia yang merumput di Eropa jelang berakhirnya musim 2025-2026 menyajikan dinamika menarik. Ada yang meroket, tetapi ada pula yang mengalami penurunan drastis.
Berdasarkan pembaruan terbaru dari Transfermarkt, Jay Idzes mencetak rekor pribadi dengan valuasi pasar yang melonjak hingga 10 juta euro atau sekitar Rp173 miliar.
Lonjakan fantastis bek andalan US Sassuolo itu berbanding terbalik dengan nasib Mees Hilgers yang nilai pasarnya merosot akibat cedera dan inkonsistensi performa.
Jay Idzes Cetak Rekor di Serie A
![Statistik Jay Idzes Bikin Kagum: Sassuolo Hajar Como 1907 [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/18/49210-jay-idzes.jpg)
Grafik karier Jay Idzes terus menunjukkan tren positif sejak memutuskan hijrah ke Venezia pada pertengahan 2023.
Saat itu, bek tengah andalan Timnas Indonesia tersebut hanya memiliki nilai pasar 2,5 juta euro sebelum akhirnya menembus ketatnya persaingan Serie A.
Konsistensinya di lini belakang US Sassuolo kini membawa Jay menyentuh valuasi tertinggi sepanjang karier profesionalnya, yakni 10 juta euro.
Di posisi berikutnya, ada Kevin Diks yang kini tengah membangun karier bersama Borussia Monchengladbach.
Nilai pasar Kevin Diks saat ini stabil di angka 5 juta euro setelah sempat mengalami fluktuasi dalam beberapa musim terakhir akibat minimnya menit bermain.
Mees Hilgers dan Emil Audero Merosot
![Fakta Lain di Balik Kisruh Mees Hilgers: FC Twente Sebarkan Kebohongan [Instagram Mees Hilgers]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/30/13752-mees-hilgers.jpg)
Realitas pahit justru dialami bek FC Twente, Mees Hilgers, yang kehilangan lebih dari separuh nilai pasarnya.
Pemain berusia 24 tahun itu sebelumnya sempat menyentuh angka 10 juta euro, tetapi kini valuasinya turun drastis menjadi 4 juta euro.
Cedera berkepanjangan dan performa yang kurang konsisten di Eredivisie menjadi faktor utama penurunan tersebut.
Tren negatif serupa juga dialami kiper US Cremonese, Emil Audero.
Mantan penjaga gawang Sampdoria itu pernah memiliki nilai pasar hingga 15 juta euro, tetapi kini turun menjadi sekitar 3,2 juta euro.