- Persib Bandung tetap memimpin klasemen Super League 2025/2026 dengan 66 poin meski posisi mereka ditekan oleh Borneo FC.
- Pelatih Bojan Hodak memastikan mental pemain tetap terjaga untuk menghadapi Bhayangkara Presisi di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis mendatang.
- Tim melakukan evaluasi penyelesaian akhir setelah gagal mencetak gol saat ditahan imbang Arema FC pada pertandingan sebelumnya.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memastikan kondisi mental timnya tetap terjaga meski posisi puncak klasemen Super League 2025/2026 kini mendapat tekanan dari Borneo FC.
Persib saat ini masih berada di peringkat pertama dengan 66 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC di posisi kedua. Namun, tim berjuluk Pangeran Biru tetap unggul karena memiliki keunggulan head-to-head atas Pesut Etam.
Dalam dua pertandingan terakhir, Persib kehilangan empat poin, namun Hodak menegaskan hal itu tidak memengaruhi mental para pemainnya.
"Mental pemain semua oke. Kami sekarang masih nomor satu. Kami hanya sedikit mempersulit diri sendiri (di laga sebelumnya). Tapi, pemain tahu bahwa mereka harus fokus untuk pertandingan berikutnya dan mencoba memenangkan setiap laga," kata pelatih yang mengantarkan Persib back-to-back juara itu, dikutip dari laman resmi Persib.
Setelah hasil kurang maksimal tersebut, Persib akan melanjutkan perjuangan dengan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-30. Laga itu akan digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, Borneo FC juga akan melakoni laga tandang melawan Persik Kediri sehari sebelumnya, Rabu (29/4/2026) pukul 15.30 WIB.
Menjelang pertandingan kontra Bhayangkara, Hodak menyebut kondisi timnya dalam keadaan baik. Evaluasi juga telah dilakukan, terutama pada aspek penyelesaian akhir yang menjadi catatan penting dalam laga sebelumnya.
Persib gagal mencetak gol saat bermain imbang 0-0 melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Padahal, mereka mencatatkan 29 percobaan tembakan sepanjang pertandingan.
Itu menjadi kali pertama Persib gagal mencetak gol di kandang sendiri musim ini, sekaligus menghentikan tren kemenangan mereka di laga-laga sebelumnya.
"Semuanya baik. Fisik kami bagus, cara berlari dan taktik juga oke. Hal tersulit dalam sepakbola memang mencetak gol. Jika kami mencetak gol, semua orang akan bilang itu pertandingan yang luar biasa," kata Bojan.
Pada kesempatan yang sama, Hodak juga memberikan perkembangan kondisi Eliano Reijnders yang sebelumnya sempat mengalami benturan.
"Eliano hanya terkena benturan sedikit dan sedang menjalani pemulihan bersama fisioterapi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada yang serius. Saya yakin dalam satu atau dua hari dia sudah kembali bergabung," jelas Bojan.
(Antara)