- Piala Dunia 2026 resmi dibuka dengan laga tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada Jumat, 12 Juni 2026.
- Gelandang muda Meksiko, Gilberto Mora, diprediksi menjadi pilar utama tim berkat catatan prestasi impresif di level internasional.
- Mora memiliki kualitas teknis dan kecerdasan taktis tinggi yang diakui mampu meningkatkan kreativitas lini serang timnas Meksiko.
Suara.com - Panggung megah turnamen sepak bola terakbar sejagat raya, Piala Dunia 2026 akan resmi dibuka dengan menyajikan duel pembuka antara tuan rumah Meksiko vs Afrika Selatan pada Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.
Di tengah atmosfer ketegangan laga perdana tersebut, sorotan utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada sosok gelandang serang jenius berumur 17 tahun milik Meksiko, Gilberto Mora yang diprediksi siap meledak di panggung kompetisi paling bergengsi ini.
Meskipun usianya masih tergolong sangat muda, grafik perjalanan karier Mora di kancah sepak bola Amerika Utara terbilang sangat fenomenal.
Saat baru menginjak usia 15 tahun, ia telah sukses mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Liga MX bersama klubnya, Club Tijuana.
Setahun setelahnya, bakat luar biasa Mora membuatnya langsung dipercaya melakoni debut bersama skuad senior Meksiko hingga sukses membantu negaranya merengkuh takhta juara Piala Emas CONCACAF.
Pencapaian emas di usia belia ini secara luar biasa membuat nama Mora berhasil melangkahi catatan rekor milik legenda sepak bola Pele serta bintang Spanyol Lamine Yamal sebagai pesepak bola termuda yang memenangi trofi internasional resmi di level senior.
Kematangan kepribadian tersebut berjalan selaras dengan keunggulan kualitas teknis yang dimilikinya di lapangan tengah.
![Meksiko akan menjamu Afrika Selatan pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca di Mexico City, Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB. [Suara.com/AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/11/78499-meksiko-vs-afrika-selatan.jpg)
Sebagai gelandang serang, Mora dikenal memiliki kecerdasan taktis yang sangat matang dalam memindai situasi lapangan sebelum menerima bola, memungkinkannya mengambil keputusan instingtif dengan sangat cepat sekalipun berada di bawah tekanan ketat pemain lawan.
Berdasarkan catatan statistik Liga MX untuk kategori pemain di bawah usia 21 tahun dalam dua musim terakhir, ia menjadi salah satu pemain paling produktif dalam aspek torehan gol, nilai xG, serta akurasi operan ke area sepertiga akhir pertahanan lawan.
Atribut bertahannya juga sangat mumpuni dalam hal merebut bola di area serang serta menjaga penguasaan bola tim.
Kedewasaan sikap yang dimiliki Mora baik di dalam maupun luar lapangan juga kerap menuai kekaguman dari para pemain senior di tim nasional.
Penyerang andalan Meksiko, Santiago Gimenez sempat menceritakan kesaksian uniknya mengenai kepribadian matang Mora kala timnya berjuang di ajang Piala Emas tahun lalu.
Di saat para penggawa lain menghabiskan waktu luang dengan bermain ponsel atau bercanda gurau di dalam bus tim, Mora justru terlihat sangat tenang membaca buku di kursinya.
"Saat itu saya langsung berpikir, anak ini berbeda," ujar Gimenez.
Menjelang sepak mula laga pembuka Meksiko vs Afrika Selatan, Mora diprediksi kuat akan menjadi salah satu pilar andalan yang diturunkan sejak menit pertama oleh pelatih kepala El Tri, Javier Aguirre.