- Persija Jakarta mengalahkan Persis Solo 4-0 di Stadion GBK pada Senin, 27 April 2026, dalam lanjutan Super League.
- Persija menempati posisi ketiga klasemen dengan 62 poin, tertinggal empat angka dari Persib Bandung dan Borneo FC.
- Pelatih Mauricio Souza tetap optimistis meski peluang juara Persija bergantung pada hasil pertandingan tim pesaing di puncak klasemen.
Suara.com - Persija Jakarta tampil perkasa pada pekan ke-30 Super League musim 2025/2026 usai membungkam Persis Solo dengan skor telak 4-0 dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (27/4/2026) malam. Kemenangan ini membuka asa Macan Kemayoran jadi juara, namun Pelatih Mauricio Souza pasrah.
Hingga pekan ke-30, tim ibu kota bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 62 poin. Pesaing di atasnya Persib dan Borneo FC sama-sama mengemas 66 poin.
Peluang untuk memangkas jarak pun masih terbuka. Pasalnya, dua rival utama, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, sama-sama harus melakoni laga tandang pada pekan ini.
Borneo FC dijadwalkan bertamu ke markas Persik Kediri pada Rabu (29/4/2026), sementara Persib Bandung menghadapi Bhayangkara FC sehari setelahnya.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, angkat bicara soal persaingan ketat di papan atas jelang akhir musim. Ia mengakui, peluang juara kini tak sepenuhnya berada di tangan timnya.
"Mengenai Persib dan Borneo FC, kompetisi tidak hanya bergantung kepada kami sekarang," kata Souza kepada awak media.
"Saya sejujurnya berharap kami bisa melakukan tugas kami dengan baik, dan jika Tuhan menghendaki kita menjadi juara, kami akan juara, amin," katanya.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, ada hal yang sedikit mengganjal bagi Persija.
Atmosfer stadion terasa kurang menggigit karena minimnya kehadiran suporter. Dari kapasitas lebih dari 77 ribu kursi, hanya sekitar 12.800 penonton yang hadir langsung.
Souza memahami situasi tersebut. Ia menyadari ada kekecewaan yang dirasakan pendukung, termasuk faktor jadwal pertandingan yang digelar pada awal pekan.
"Ya, saya mengerti suporter sedang kecewa. Saya pikir pertandingan Senin malam juga tidak membantu banyak orang untuk datang menonton," ucapnya.
"Namun, yang selalu saya katakan kepada pemain adalah kita harus menyelesaikan kompetisi ini dengan hormat."
Dengan situasi yang ada, Persija kini hanya bisa fokus menyapu bersih sisa pertandingan sambil berharap hasil dari tim pesaing berpihak.
"Sepanjang kompetisi, suporter mendukung Persija. Kami mencoba memberikan yang terbaik sepanjang kompetisi ini," ia menambahkan.
"Yang harus kami lakukan sekarang adalah melakukan tugas kami, memenangkan pertandingan untuk memberikan kebahagiaan bagi Jakmania," pungkasnya.