- Pelatih John Herdman memanggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
- Kedua pemain tersebut saat ini menjalani sanksi larangan bermain dari FIFA akibat kartu merah saat melawan Irak.
- Pemanggilan ini bertujuan mengintegrasikan kembali keduanya ke dalam taktik tim agar siap bertanding saat Piala AFF dimulai Juli.
Suara.com - Keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman untuk menyertakan nama Thom Haye dan Shayne Pattynama dalam pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026 sempat memicu kebingungan.
Pasalnya kedua pemain tersebut diketahui masih menjalani sanksi larangan bermain dari FIFA.
Lantas, apa alasan strategis di balik pemanggilan dua pemain yang masih dapat sanksi tersebut.
Masalah ini berakar dari insiden kartu merah yang diterima keduanya saat laga panas melawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 11 Oktober 2025.
Akibat protes keras pascalaga, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain sebanyak empat pertandingan untuk keduanya.
Hukuman ini membuat Haye dan Pattynama absen di tiga laga FIFA Series bulan Maret lalu dan dipastikan akan kembali absen di satu laga FIFA Matchday pada bulan Juni 2026 mendatang saat melawan Oman.

Mereka baru akan benar-benar bebas dari sanksi setelah Timnas Indonesia menyelesaikan agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Meskipun keduanya dipastikan belum bisa diturunkan di FIFA Matchday Juni, mereka dipastikan sudah bisa bermain saat Piala AFF 2026 digelar mulai 24 Juli.
Inilah yang menjadi dasar keputusan strategis John Herdman. Pemanggilan keduanya ke TC pada akhir Mei ini bukanlah untuk dimainkan dalam waktu dekat, melainkan sebagai langkah persiapan jangka panjang.
John Herdman ingin memanfaatkan momen TC ini untuk memastikan Thom Haye dan Shayne Pattynama yang merupakan pilar penting tim, dapat kembali terintegrasi ke dalam sistem dan taktik permainan sebelum turnamen dimulai.
Dengan memanggil mereka lebih awal, Herdman memiliki waktu untuk menyatukan kembali visi bermain dan membangun chemistry dengan pemain lain yang akan menjadi tulang punggung tim di Piala AFF.
Ini adalah langkah antisipatif untuk memastikan saat turnamen bergulir, kedua pemain sudah dalam kondisi siap tempur dan menyatu dengan skema yang diinginkan sang pelatih.