Tanpa Imigran, Prancis Bukan Apa-Apa? Fakta di Balik Kejayaan Les Bleus di Piala Dunia

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:39 WIB
Tanpa Imigran, Prancis Bukan Apa-Apa? Fakta di Balik Kejayaan Les Bleus di Piala Dunia
Prancis dikenal sebagai salah satu negara paling multikultural di Eropa, dan wajah keberagaman itu tercermin jelas dalam dunia sepak bolanya. [Istimewa]
  • Gelombang migrasi pasca-Perang Dunia II membentuk masyarakat Prancis yang multikultural dan tercermin dalam dunia sepak bola nasional.
  • Pemain keturunan imigran menjadi pilar keberhasilan timnas Prancis, termasuk kemenangan Piala Dunia 1998 melalui skuad multietnik.
  • Zinedine Zidane menjadi ikon integrasi sosial yang menginspirasi generasi imigran berikutnya untuk sukses dalam kancah sepak bola profesional.

Suara.com - Prancis dikenal sebagai salah satu negara paling multikultural di Eropa, dan wajah keberagaman itu tercermin jelas dalam dunia sepak bolanya.

Dari generasi imigran Afrika Utara hingga bintang modern seperti Zinedine Zidane, sepak bola telah menjadi panggung utama integrasi sosial sekaligus simbol identitas nasional Negeri Ayam Jantan.

Sejarah multietnik di Prancis berakar dari gelombang migrasi besar pasca-Perang Dunia II.

Saat negara itu membangun kembali wilayahnya yang hancur akibat perang, ribuan pekerja dari bekas koloni seperti Aljazair, Maroko, Senegal, dan negara Afrika lainnya datang, bekerja, lalu menetap secara permanen.

Kondisi tersebut membentuk wajah baru masyarakat Prancis, lebih beragam secara etnis, budaya, dan agama.

Dalam konteks olahraga, terutama sepak bola, keberagaman itu justru melahirkan salah satu kekuatan terbesar di Eropa.

Timnas Prancis rayakan kemenangan atas Austria di laga perdana Grup D. (uefa.com)
Timnas Prancis rayakan kemenangan atas Austria di laga perdana Grup D. (uefa.com)

Sepak Bola Jadi Cermin Multikulturalisme Prancis

Di bawah naungan Federation Francaise de Football (FFF), sepak bola berkembang menjadi olahraga paling populer di Prancis.

Federasi ini menaungi seluruh kompetisi nasional, termasuk Ligue 1, yang kini menjadi salah satu liga elite Eropa.

Sepanjang sejarahnya, sepak bola Prancis telah melahirkan banyak pemain besar dari latar belakang keluarga imigran.

Fenomena ini mencapai puncaknya saat Prancis menjuarai 1998 FIFA World Cup dengan skuad yang dijuluki sebagai simbol Black-Blanc-Beur, representasi pemain kulit hitam, kulit putih, dan keturunan Arab.

Zidane, Ikon Besar Prancis Modern

Tak ada nama yang lebih identik dengan simbol keberagaman Prancis selain Zinedine Zidane.

Lahir di Marseille dari orang tua imigran Aljazair, Zidane menjelma menjadi pahlawan nasional setelah membawa Prancis juara dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Karier gemilangnya bersama Juventus FC dan Real Madrid CF menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:34 WIB

Profil Timnas Tunisia: Ambisi Besar Elang Kartago Mengukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Tunisia: Ambisi Besar Elang Kartago Mengukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:12 WIB

Profil Timnas Brasil: Ambisi Selecao Mengakhiri Puasa Gelar Kejayaan Joga Bonito di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Brasil: Ambisi Selecao Mengakhiri Puasa Gelar Kejayaan Joga Bonito di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:54 WIB

Profil Timnas Bosnia dan Herzegovina: Ambisi Besar 'Si Naga' Mengguncang Dominasi Global

Profil Timnas Bosnia dan Herzegovina: Ambisi Besar 'Si Naga' Mengguncang Dominasi Global

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:34 WIB

Profil Timnas Ceko: Akhiri Puasa 20 Tahun, Siap Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026

Profil Timnas Ceko: Akhiri Puasa 20 Tahun, Siap Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:33 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah

Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan

Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:44 WIB

Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia

Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:40 WIB

Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium

Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:33 WIB

Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002

Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:54 WIB

Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian

Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:52 WIB

Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji

Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:42 WIB

Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966

Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:41 WIB

Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United

Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia

Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:23 WIB

Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?

Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:23 WIB