Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 12:33 WIB
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
Bukayo Saka (Arsenal)
  • Arsenal melaju ke final Liga Champions pertama mereka dalam 20 tahun terakhir.

  • Gol tunggal Bukayo Saka di Emirates Stadium pastikan kemenangan agregat atas Atletico.

  • Tim asuhan Mikel Arteta kini berpeluang meraih gelar ganda di akhir musim.

Suara.com - Arsenal akhirnya memutus kutukan semifinal dan memastikan diri tampil di partai puncak Liga Champions setelah menunggu selama 20 tahun.

Keberhasilan ini diraih usai skuat asuhan Mikel Arteta menumbangkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 di Emirates Stadium.

Hasil tersebut membawa Meriam London unggul agregat 2-1 sekaligus membuka peluang meraih gelar perdana di kompetisi kasta tertinggi Eropa.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Dok. Arsenal)
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Dok. Arsenal)

Ketajaman Bukayo Saka kembali menjadi pembeda setelah ia memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Leandro Trossard di akhir babak pertama.

Kemenangan ini menandai sejarah baru bagi klub yang terakhir kali mencicipi atmosfer final pada tahun 2006 silam.

"Ini adalah malam yang luar biasa, kita membuat sejarah lagi bersama-sama, dan saya tidak bisa lebih bahagia, lebih bangga untuk semua orang yang terlibat di klub sepak bola ini," ujar manajer Arsenal, Mikel Arteta dalam konferensi pers.

Selebrasi pemain Arsenal, Bukayo Saka. (Dok. Arsenal)
Selebrasi pemain Arsenal, Bukayo Saka. (Dok. Arsenal)

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai atmosfer di dalam stadion memberikan energi luar biasa bagi para pemainnya sepanjang laga.

"Suasananya, dukungan kami telah menciptakan energi, cara dia mengelola setiap bola bersama kami, mereka membuatnya spesial dan unik, saya tidak pernah merasakan hal itu di stadion," lanjut Arteta.

Baginya, pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen klub setelah dua dasawarsa absen dari laga perebutan trofi Si Kuping Besar.

"Kami tahu betapa berartinya hal itu bagi semua orang, kami mengerahkan segalanya, anak-anak melakukan pekerjaan yang luar biasa dan setelah 20 tahun dan kedua kalinya dalam sejarah kami, kami kembali ke final Liga Champions," tegasnya.

Meskipun Atletico Madrid mencoba memberikan perlawanan fisik yang ketat, Arsenal tetap memegang kendali permainan dengan penguasaan bola yang dominan.

Saka yang kini mengoleksi 13 gol di Liga Champions, sukses menyamai rekor pencetak gol terbanyak keempat sepanjang sejarah klub di ajang ini.

"Sangat indah, Anda senang melihat apa artinya bagi kami, apa artinya bagi para penggemar, kami semua sangat senang," kata Saka kepada Amazon Prime.

Pemain jebolan akademi itu kini memikul beban untuk menebus kegagalan Arsenal saat ditumbangkan Barcelona di final dua puluh tahun lalu.

"Sangat sulit untuk dilakukan, pertandingan ini adalah pertandingan dengan tekanan tinggi, sangat berarti bagi kedua belah pihak, dan kami berhasil mengelolanya dengan baik dan membawa diri kami ke final, jadi kami senang," tambah Saka.

Arsenal kini berada di jalur yang tepat untuk meraih kesuksesan ganda, baik di kompetisi domestik maupun di kancah Benua Biru.

Keyakinan publik Emirates Stadium semakin menguat seiring dengan performa konsisten lini pertahanan yang belum kebobolan di laga kandang fase gugur.

"Semua orang dapat merasakan pergeseran energi, keyakinan, dalam segala hal, mari kita gunakan dengan cara yang benar dan pahami bahwa margin dan kesulitan dari apa yang ingin kita capai sangat besar, tetapi kita memiliki kemampuan dan keyakinan untuk melakukannya," ucap Arteta optimis.

Mereka hanya terpaut satu pertandingan dari trofi Liga Champions dan tiga kemenangan lagi menuju takhta juara Liga Inggris.

Keunggulan di liga domestik didapat setelah pesaing terdekat mereka, Manchester City, tertahan imbang oleh Everton beberapa waktu lalu.

Arsenal akan menghadapi pemenang antara Bayern Munich atau Paris Saint-Germain di laga final yang akan digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang.

Sejarah mencatat Arsenal baru sekali mencapai final pada 2006 namun kalah dari Barcelona, sementara bagi Atletico Madrid, kekalahan ini memperpanjang puasa gelar mereka setelah sebelumnya gagal di final 2014 dan 2016.

Musim ini Arsenal tampil impresif dengan pertahanan terbaik, hanya kebobolan empat gol sepanjang turnamen dan belum terkalahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal

Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:56 WIB

Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!

Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:09 WIB

Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal

Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:02 WIB

Terkini

Skuat Resmi Timnas Kongo di Piala Dunia 2026: Duo Eks Manchester United Jadi Andalan

Skuat Resmi Timnas Kongo di Piala Dunia 2026: Duo Eks Manchester United Jadi Andalan

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:36 WIB

Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia

Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:29 WIB

Tolong Bujuk Ayahmu Bertahan! Fans Man City Memelas ke Putri Pep Guardiola

Tolong Bujuk Ayahmu Bertahan! Fans Man City Memelas ke Putri Pep Guardiola

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:29 WIB

John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!

John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:27 WIB

Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki

Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:19 WIB

Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030

Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:18 WIB

Pemain Keturunan Bidikan John Herdman Bocor! Ada dari Liga Jerman, Belanda, hingga AS!

Pemain Keturunan Bidikan John Herdman Bocor! Ada dari Liga Jerman, Belanda, hingga AS!

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:13 WIB

Klub Kota Kecil Elversberg Ukir Sejarah Promosi Perdana ke Bundesliga

Klub Kota Kecil Elversberg Ukir Sejarah Promosi Perdana ke Bundesliga

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:10 WIB

Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang

Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:09 WIB

Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026

Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:58 WIB