Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 (Tangkapan Youtube)
baca 10 detik
  • Pesanan hotel Piala Dunia di Amerika Serikat merosot tajam akibat kendala birokrasi visa.

  • Kebijakan pemeriksaan ketat pemerintah Amerika Serikat menghambat kedatangan wisatawan mancanegara untuk menonton bola.

  • Pelaku industri perhotelan kecewa karena proyeksi keuntungan Piala Dunia 2026 meleset dari harapan.

Suara.com - Sektor perhotelan Amerika Serikat kini menghadapi ancaman kegagalan target pendapatan menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Ketatnya birokrasi visa dan situasi geopolitik global menjadi penghambat utama suporter internasional untuk memesan kamar di wilayah tuan rumah.

Survei terbaru mengungkap bahwa minat menginap di sebelas kota penyelenggara jauh lebih rendah dari ekspektasi awal industri.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar bagi para pelaku usaha hospitality yang sebelumnya berharap pada lonjakan wisatawan mancanegara.

Para pengusaha kini harus memutar otak karena proyeksi keuntungan dari event FIFA ini tidak sesuai realita lapangan.

American Hotel and Lodging Association atau AHLA melaporkan bahwa 80 persen pelaku usaha merasakan sepinya pesanan.

Sebanyak 65 persen responden menegaskan bahwa masalah utama terletak pada sulitnya akses masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Ilustrasi Tiket Piala Dunia 2026 [Instagram]
Ilustrasi Tiket Piala Dunia 2026 [Instagram]

Presiden AHLA Rosanna Maietta menyatakan bahwa harapan awal yang tinggi kini mulai mendingin akibat berbagai faktor teknis.

“Berbagai faktor telah meredam optimisme awal, meskipun indikator ke depan menunjukkan masih ada peluang berarti di depan,” ujar Rosanna Maietta Dikutip dari Al Jazeera.

baca juga

“Untuk merealisasikan potensi tersebut, AS dan FIFA harus memastikan pengalaman yang ramah dan lancar bagi pelancong internasional,” lanjutnya.

Meski Presiden Donald Trump bangga menjadi tuan rumah, kebijakan pengetatan visanya justru memberikan dampak kontradiktif bagi industri.

Walaupun ada janji kemudahan bagi pemegang tiket, proses pemeriksaan ketat tetap diberlakukan bagi setiap individu yang mengajukan permohonan.

Di beberapa kota seperti Boston dan Philadelphia, para pelaku hotel bahkan menganggap turnamen ini sebagai peristiwa biasa.

Bahkan di Kansas City, tingkat pemesanan saat ini justru berada di bawah rata-rata normal untuk bulan Juni.

Fenomena ini menunjukkan bahwa status tuan rumah tidak otomatis menjamin keberhasilan ekonomi di sektor penginapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah

Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:54 WIB

Terkini

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×