-
Pesanan hotel Piala Dunia di Amerika Serikat merosot tajam akibat kendala birokrasi visa.
-
Kebijakan pemeriksaan ketat pemerintah Amerika Serikat menghambat kedatangan wisatawan mancanegara untuk menonton bola.
-
Pelaku industri perhotelan kecewa karena proyeksi keuntungan Piala Dunia 2026 meleset dari harapan.
Kelompok pendukung sepak bola juga mulai menyuarakan keberatan atas mahalnya harga tiket dan biaya transportasi yang tinggi.
Selain itu, praktik spekulasi harga di pasar sekunder membuat banyak calon penonton membatalkan niat untuk berkunjung.
Industri perhotelan juga tertipu oleh sinyal permintaan palsu yang sempat muncul di awal proses perencanaan.
FIFA diketahui sempat melakukan pemesanan massal namun kemudian membatalkan banyak kamar secara mendadak.
Hal ini menciptakan kesan seolah-olah permintaan sangat tinggi, padahal realita di pasar jauh berbeda.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai Juni mendatang.
Laga pembuka akan dilaksanakan di Meksiko pada 11 Juni dan partai final di New Jersey pada 19 Juli.
Isu visa menjadi krusial karena Amerika Serikat menerapkan standar keamanan ketat yang seringkali mempersulit warga dari negara tertentu.