Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026

Arief Apriadi

Kamis, 07 Mei 2026 | 17:05 WIB
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
Kisah Hidetoshi Nakata, legenda Timnas Jepang yang terinspirasi Captain Tsubasa dan sukses membuka jalan pemain Asia di kompetisi elite Eropa. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Hidetoshi Nakata menjadi pionir pesepak bola Jepang yang sukses berkompetisi di liga elite Serie A Italia sejak 1998.
  • Nakata berperan penting membawa Jepang menembus Piala Dunia pertama tahun 1998 serta mencapai fase gugur pada 2002.
  • Keberhasilan dan mentalitas Nakata membuka jalan bagi talenta Asia berkarier di Eropa serta menginspirasi Timnas Jepang kini.

Suara.com - Timnas Jepang terus mempersiapkan diri untuk bersaing di Piala Dunia 2026. Optimisme Samurai Biru tak lepas dari warisan sosok legendaris Hidetoshi Nakata, pemain yang terinspirasi manga Captain Tsubasa dan sukses membuka jalan bagi talenta Asia di Eropa.

Nakata dikenang sebagai pionir sepak bola Jepang yang mampu bersinar di kompetisi elite Serie A Italia pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Menembus Eropa dari Negeri Pecinta Bisbol

Hidetoshi Nakata tumbuh di Kofu pada era 1980-an, saat bisbol menjadi olahraga paling populer di Jepang. Minimnya figur sepak bola lokal membuatnya membangun karakter bermain lewat disiplin dan imajinasi sendiri.

Kariernya mulai melejit ketika ia meraih penghargaan Pemain Terbaik Asia 1997. Penampilan impresif itu membuat Perugia merekrutnya pada 1998.

Kisah Hidetoshi Nakata, legenda Timnas Jepang yang terinspirasi Captain Tsubasa dan sukses membuka jalan pemain Asia di kompetisi elite Eropa. [Dok. FIFA]
Kisah Hidetoshi Nakata, legenda Timnas Jepang yang terinspirasi Captain Tsubasa dan sukses membuka jalan pemain Asia di kompetisi elite Eropa. [Dok. FIFA]

Kepindahan tersebut sempat diragukan media Italia karena Serie A saat itu dikenal sebagai liga paling kompetitif di dunia. Namun, Nakata langsung membungkam kritik lewat dua gol ke gawang Juventus pada laga debutnya.

Karier klubnya mencapai puncak saat memperkuat AS Roma. Ia membantu klub ibu kota Italia itu meraih Scudetto musim 2000-2001, termasuk lewat kontribusi penting saat menghadapi Juventus.

Momen Ikonik di Piala Dunia

1. Membawa Jepang ke Piala Dunia Pertama

baca juga

Sebelum bersinar di Italia, Nakata lebih dulu menjadi pahlawan Jepang saat membantu tim lolos ke Piala Dunia 1998 di Prancis.

Ia mencatatkan tiga assist penting saat Jepang mengalahkan Iran di laga kualifikasi. Keberhasilan itu menjadi sejarah karena Jepang untuk pertama kalinya tampil di putaran final Piala Dunia.

Meski Jepang gagal lolos dari fase grup, permainan Nakata saat menghadapi Argentina tetap mendapat pujian luas. Ia dianggap membuktikan bahwa pemain Asia mampu bersaing secara taktik dengan pemain Eropa dan Amerika Selatan.

2. Tekanan Besar di Piala Dunia 2002

Empat tahun kemudian, Nakata kembali menjadi tumpuan Jepang di Piala Dunia 2002 yang digelar bersama Korea Selatan.

Di bawah tekanan besar sebagai tuan rumah, ia tetap tampil tenang dan menjadi motor permainan Samurai Biru. Nakata sukses membawa Jepang lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja  Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:36 WIB

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:25 WIB

Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026

Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:13 WIB

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×