- Timnas Yordania mencatatkan sejarah dengan lolos untuk pertama kalinya ke putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.
- Tim asuhan Jamal Sellami ini mengandalkan gaya permainan ofensif, transisi cepat, dan determinasi tinggi dalam setiap pertandingan.
- Meski performanya meningkat, Yordania masih perlu memperbaiki konsistensi permainan serta kedalaman skuad untuk bersaing di level internasional.
Yazan Al-Naimat menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan. Kecepatan dan insting golnya membuat Yordania memiliki ancaman nyata saat melakukan counter attack.
Selain itu, Yordania cukup kuat dalam duel udara dan situasi bola mati. Mereka kerap memanfaatkan sepak pojok maupun tendangan bebas untuk mencetak gol penting.
Pengalaman menghadapi tim-tim kuat Asia juga membuat Yordania semakin matang secara mental dan taktikal menjelang Piala Dunia 2026.
Titik Lemah yang Masih Harus Dibenahi

Meski berkembang pesat, Yordania masih memiliki beberapa kelemahan yang bisa dimanfaatkan lawan. Konsistensi permainan menjadi salah satu masalah utama mereka.
Ketika menghadapi tim dengan kualitas individu tinggi, Yordania terkadang kesulitan menjaga tempo permainan. Tekanan intens lawan juga bisa membuat lini belakang kehilangan fokus.
Kedalaman skuad mereka pun belum sekuat negara-negara elite Asia lainnya. Jika beberapa pemain inti absen, performa tim bisa mengalami penurunan cukup signifikan.
Produktivitas gol juga masih perlu ditingkatkan agar Yordania mampu bersaing di level tertinggi dunia.
Fakta Menarik Timnas Yordania
Yordania mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Mereka sempat menjadi finalis Piala Asia dan mengejutkan banyak tim besar Asia.
Yazan Al-Naimat menjadi salah satu pemain paling bersinar dalam generasi emas Yordania saat ini.
Yordania dikenal sebagai tim dengan semangat juang tinggi dan permainan tanpa rasa takut menghadapi lawan besar.