-
Amerika Serikat dikritik sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 karena minimnya antusiasme publik.
-
Harga tiket pertandingan yang sangat mahal memicu keluhan massal dari para penggemar sepak bola.
-
Format tiga negara penyelenggara dianggap menciptakan kerumitan logistik dan pembengkakan biaya bagi penonton.
Kombinasi antara jarak antar-stadion yang jauh dan biaya transportasi yang tinggi membuat suporter berpikir dua kali untuk hadir langsung. Kondisi ini memperkuat opini bahwa penyelenggaraan kali ini lebih mengedepankan aspek bisnis komersial daripada kenyamanan pendukung sepak bola.
Piala Dunia 2026 mencetak sejarah sebagai turnamen pertama dengan format 48 tim yang diselenggarakan di tiga negara berbeda secara bersamaan. Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada secara otomatis lolos sebagai penyelenggara dengan total 104 pertandingan yang harus dimainkan.
Argentina datang sebagai juara bertahan setelah kemenangan dramatis mereka di Qatar pada tahun 2022 silam. Meskipun Spanyol dan Brasil diunggulkan sebagai calon kuat juara, perhatian dunia saat ini justru tertuju pada kesiapan infrastruktur dan gairah suporter di Amerika Utara.